Semarang, 10 Februari 2026 — CIMB Niaga resmi menghadirkan Digital Branch Semarang Pemuda 102 sebagai bagian dari strategi transformasi layanan berbasis teknologi. Kantor cabang berkonsep hybrid ini memadukan layanan perbankan konvensional dengan Digital Lounge guna meningkatkan efisiensi dan kenyamanan transaksi nasabah.
Peresmian dilakukan oleh Chief of Network & Digital Banking CIMB Niaga Budiman Tanjung bersama Head of Region Jawa Barat & Jawa Tengah Andiko Manik. Turut hadir Kepala Divisi Implementasi Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah Ambawani Restu Widi serta Kepala Divisi Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Tengah Asteria Diantika.
Dalam keterangannya, manajemen CIMB Niaga menjelaskan bahwa konsep hybrid branch ini merupakan implementasi strategi digitalisasi perbankan yang menekankan optimalisasi teknologi finansial (financial technology) untuk meningkatkan customer experience. Model layanan ini mengintegrasikan sistem layanan tatap muka dengan perangkat digital interaktif, sehingga mampu mempercepat proses transaksi sekaligus mengurangi beban operasional berbasis kertas (paperless system).
Salah satu fasilitas unggulan di cabang tersebut adalah mesin Self Service Banking (SSB) yang terdiri atas SSB Tablet dan SSB Kiosk. Melalui perangkat ini, nasabah dapat membuka rekening baru, melakukan penggantian kartu, serta memperbarui data pribadi atau Customer Information File (CIF) secara mandiri dalam waktu sekitar lima menit. Proses ini dirancang tanpa antrean panjang maupun pengisian formulir manual, sehingga mendukung prinsip efisiensi waktu dan akurasi data berbasis sistem digital.
Menurut pihak CIMB Niaga, kehadiran Digital Branch Semarang Pemuda 102 diharapkan dapat memperluas inklusi keuangan serta mempercepat adopsi layanan perbankan digital di wilayah Jawa Tengah. Langkah ini sejalan dengan agenda transformasi sektor keuangan nasional yang mendorong digitalisasi sebagai fondasi peningkatan daya saing industri perbankan di era ekonomi berbasis teknologi.
(Athia)
