Lenteraeayracana.id | Tolitoli – Kehadiran personel Polsek Dampal Selatan dalam pengamanan dan pengawalan kegiatan Lomba Desa Tingkat Kabupaten Tolitoli Tahun 2026 di Desa Puse, Kecamatan Dampal Selatan, Rabu (20/5/2026), menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan tertib.

Kegiatan yang mengusung tema “Desa dan Kelurahan dengan Pemberdayaan Ekonomi Lokal Melalui Koperasi Desa/Kelurahan dan UMKM” itu dihadiri unsur pemerintah daerah, Forkopimcam, tokoh masyarakat, serta warga Desa Puse yang tampak antusias mengikuti seluruh tahapan penilaian.
Kapolsek Dampal Selatan AKP Haspudin Abd. Azis hadir langsung bersama jajaran personel Polsek Dampal Selatan untuk melakukan pengamanan terbuka dan tertutup selama kegiatan berlangsung. Kehadiran aparat kepolisian tersebut sekaligus menunjukkan dukungan Polri terhadap program pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tolitoli Moh Asrul Bantilan, S.Sos yang mewakili Bupati Tolitoli membuka secara resmi kegiatan penilaian lomba desa tersebut. Turut hadir anggota DPRD Kabupaten Tolitoli Saparuddin Dg Parebba, SH, Wakil Ketua I PKK Kabupaten Tolitoli Endang Mukkadis, Kepala Dinas PMD Kabupaten Tolitoli Samsuh, S.Ag., M.Si bersama tim penilai, serta unsur Forkopimcam Dampal Selatan.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Patriot Baolan, dan Mars PKK, dilanjutkan laporan Camat Dampal Selatan, sambutan tim PKK, pemutaran video profil desa, hingga pemaparan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat oleh Pemerintah Desa Puse.

Dalam perspektif deskriptif-analitis, lomba desa tidak hanya menjadi ajang kompetisi administratif, tetapi juga menjadi alat ukur kualitas tata kelola pemerintahan desa. Penilaian dilakukan terhadap bidang pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan yang mencakup pelayanan publik, inovasi desa, ketahanan sosial, keamanan lingkungan, kesehatan, pendidikan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.
Di sisi lain, keterlibatan Polsek Dampal Selatan dalam pengamanan kegiatan memperlihatkan peran kepolisian yang tidak semata berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga mendukung stabilitas sosial dalam agenda pembangunan daerah.
Secara ilmiah populer, keamanan sosial merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan pembangunan berbasis masyarakat. Stabilitas wilayah menciptakan ruang kolaborasi yang memungkinkan pemerintah desa, masyarakat, dan lembaga terkait bekerja secara efektif mencapai tujuan pembangunan bersama.
Antusiasme masyarakat Desa Puse terlihat dari kesiapan lingkungan desa, keterlibatan kelompok PKK, tokoh masyarakat, hingga pelaku UMKM lokal yang ikut menampilkan potensi desa di hadapan tim penilai.
Seluruh rangkaian kegiatan selesai sekitar pukul 14.15 WITA dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif berkat sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pengamanan dari personel Polsek Dampal Selatan.
(LW.id)
