Lenterawayracana.id | TOLITOLI – Komitmen pemberantasan narkoba di Kabupaten Tolitoli kembali ditegaskan Bupati Tolitoli H. Amran H. Yahya saat ditemui di sela kegiatan peninjauan program Jum’at Asri di sejumlah kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Jumat.
Dalam wawancara tersebut, Bupati menekankan bahwa perang melawan narkoba tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan keberanian dan kepedulian seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, keterlibatan publik menjadi faktor utama dalam mempersempit ruang gerak peredaran narkotika di daerah.
“Jika semua berani dan peduli, pemberantasan narkoba akan maksimal,” ujar Bupati H. Amran H. Yahya di sela kegiatan peninjauan Jum’at Asri pada lingkungan kantor OPD Kabupaten Tolitoli.
Pernyataan tersebut mencerminkan pendekatan sosial yang menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam sistem pengawasan lingkungan. Dalam perspektif deskriptif-analitis, penyalahgunaan narkotika bukan sekadar persoalan hukum, tetapi juga ancaman terhadap kualitas sumber daya manusia dan stabilitas sosial daerah.
Bupati menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan disiplin melalui berbagai kegiatan pembinaan, termasuk program Jum’at Asri yang rutin dilaksanakan di lingkungan OPD. Program tersebut tidak hanya berorientasi pada kebersihan fisik kawasan perkantoran, tetapi juga membangun budaya kerja yang produktif dan bertanggung jawab.
Secara ilmiah populer, narkotika memiliki dampak destruktif terhadap sistem saraf dan psikologis manusia. Ketergantungan zat adiktif dapat menurunkan produktivitas, merusak pola pikir, hingga memicu berbagai persoalan sosial lainnya. Karena itu, langkah preventif melalui edukasi dan penguatan kesadaran kolektif dinilai menjadi bagian penting dalam strategi pemberantasan.

Di sisi human interest, ancaman narkoba tidak hanya menghancurkan individu, tetapi juga meninggalkan beban sosial bagi keluarga dan lingkungan sekitar. Banyak generasi muda kehilangan masa depan akibat terjebak dalam lingkaran penyalahgunaan narkotika yang bermula dari lemahnya pengawasan sosial dan pengaruh pergaulan.
Bupati H. Amran H. Yahya berharap seluruh lapisan masyarakat, termasuk aparatur pemerintah, tokoh masyarakat, dan generasi muda, dapat menjadi garda terdepan dalam memerangi narkoba demi menciptakan Kabupaten Tolitoli yang aman, sehat, dan produktif menuju Indonesia Emas.
Sumber: Hasil wawancara Bupati Tolitoli di sela kegiatan peninjauan Jum’at Asri pada kantor OPD Kabupaten Tolitoli.
(LW.id)
