LENTERAWAYRACANA.ID | Tolitoli – Kepedulian sosial tidak selalu diukur dari besarnya bantuan yang diberikan, melainkan dari ketulusan untuk hadir dan berbagi di tengah masyarakat yang membutuhkan. Nilai itulah yang tercermin dalam kegiatan Bhayangkari Peduli yang dilaksanakan Bhayangkari Ranting Dako Pemean, Jumat (19/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Mako Polsek Dako Pemean, Desa Galumpang, Kecamatan Dako Pemean, Kabupaten Tolitoli tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan kemanusiaan antara keluarga besar Polri dengan masyarakat. Di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga, kehadiran Bhayangkari membawa pesan sederhana namun bermakna: bahwa solidaritas sosial tetap hidup dan tumbuh di lingkungan masyarakat.

Ketua Ranting Bhayangkari Dako Pemean, Ny. Risda Ismail, bersama anggota Bhayangkari turun langsung menyalurkan bantuan sosial kepada warga kurang mampu yang tersebar di sejumlah desa di wilayah Kecamatan Dako Pemean. Bantuan yang diberikan berupa paket sembako berisi beras, minyak goreng, gula, teh, kopi, dan mi instan.

Sebanyak enam paket bantuan disalurkan kepada penerima yang telah didata sebelumnya. Meski jumlahnya tidak besar, bantuan tersebut memiliki nilai strategis dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat, khususnya bagi keluarga yang sedang menghadapi keterbatasan ekonomi.

Secara sosiologis, kegiatan semacam ini menjadi bentuk modal sosial yang penting dalam membangun rasa kebersamaan dan memperkuat ikatan emosional antara institusi kepolisian dan masyarakat. Kehadiran Bhayangkari tidak hanya membawa bantuan material, tetapi juga menghadirkan perhatian dan pengakuan bahwa setiap warga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan kepedulian.


Dalam perspektif human interest, momen penyerahan bantuan tersebut menggambarkan wajah kemanusiaan yang sering kali menjadi energi penggerak dalam kehidupan bermasyarakat. Di balik paket sembako yang disalurkan, terdapat pesan moral tentang gotong royong, empati, dan semangat saling membantu yang menjadi karakter bangsa Indonesia.
Kegiatan berlangsung sejak pukul 15.00 WITA hingga berakhir pada pukul 17.40 WITA dalam suasana aman, tertib, dan kondusif. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dengan tetap mengedepankan nilai kebersamaan dan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui program Bhayangkari Peduli, Bhayangkari Ranting Dako Pemean kembali menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas-tugas formal, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh sisi kemanusiaan. Langkah kecil yang dilakukan hari ini diharapkan mampu menghadirkan manfaat sekaligus memperkuat semangat solidaritas sosial di tengah kehidupan masyarakat Kecamatan Dako Pemean.
(LW.ID)
