LENTERAWAYRACANA.ID, TOLITOLI – Semangat pengabdian Polri kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi-aksi sosial yang menyentuh ruang kemanusiaan dan nilai-nilai kebersamaan. Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Tolitoli menggelar kegiatan Bakti Religi di Gereja GPIBT Jemaat Bethesda, Kelurahan Tuweley, Kecamatan Baolan, Jumat (19/6/2026).

Mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat”, kegiatan yang dimulai pukul 08.30 Wita tersebut menjadi representasi nyata dari pendekatan humanis institusi kepolisian dalam membangun relasi sosial yang inklusif di tengah masyarakat yang majemuk.
Di bawah sinar pagi yang hangat, personel Polres Tolitoli bersama unsur gereja dan masyarakat bergotong royong membersihkan halaman rumah ibadah serta lingkungan sekitarnya. Tidak hanya itu, pengecatan pagar gereja juga dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kenyamanan dan estetika lingkungan tempat ibadah.
Secara deskriptif, kegiatan ini mungkin terlihat sederhana. Namun jika ditelaah lebih jauh, aksi tersebut mengandung makna sosial yang lebih luas. Bakti Religi bukan sekadar kerja bakti fisik, melainkan simbol kehadiran negara melalui institusi Polri dalam merawat ruang-ruang kebersamaan, memperkuat toleransi, dan membangun jembatan kepercayaan publik.
Dalam perspektif sosial kemasyarakatan, kebersihan lingkungan rumah ibadah memiliki dimensi psikologis dan kultural. Lingkungan yang tertata menciptakan rasa nyaman bagi jemaat dalam menjalankan aktivitas keagamaan, sekaligus menjadi cerminan kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga fasilitas publik sebagai aset bersama.

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi ruang refleksi bahwa keamanan tidak hanya lahir dari penegakan hukum semata, tetapi juga dari tumbuhnya solidaritas sosial, rasa saling menghormati, dan budaya gotong royong yang terus dipelihara.
Di tengah dinamika kehidupan modern yang semakin kompleks, kegiatan seperti ini menghadirkan pesan sederhana namun kuat: bahwa kedekatan antara Polri dan masyarakat dapat dibangun melalui tindakan nyata yang memberi manfaat langsung bagi lingkungan sekitar.
Kegiatan Bakti Religi berlangsung hingga pukul 10.00 Wita dan berakhir dalam suasana aman, tertib, serta kondusif.
(LW.ID)

