Tolitoli, LenteraWayracana.id | – Dalam rangka memastikan seluruh tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 di Kabupaten Tolitoli berlangsung aman, tertib, dan kondusif, Satuan Samapta Polres Tolitoli menggelar patroli preventif pada Senin (21/7/2026) mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Tolitoli Iptu Sutiman tersebut menyasar sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pilkades di Desa Lelean Nono, Desa Buntuna, dan Desa Dadakitan, Kecamatan Baolan. Selain itu, personel juga melakukan patroli di pusat-pusat keramaian, lokasi yang dinilai rawan tindak pidana, serta titik-titik yang berpotensi terjadi pelanggaran lalu lintas.

Patroli preventif bukan sekadar aktivitas rutin kepolisian, melainkan representasi nyata dari strategi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) yang mengedepankan langkah antisipatif dibandingkan tindakan represif. Pendekatan ini mencerminkan paradigma kepolisian modern yang menempatkan pencegahan sebagai fondasi utama dalam menjaga stabilitas sosial.

Di lapangan, personel melaksanakan patroli bergerak, mendirikan pos sementara, serta melakukan pemantauan terhadap aktivitas masyarakat di sekitar lokasi pelaksanaan Pilkades. Kehadiran aparat kepolisian juga diiringi penyampaian imbauan kepada panitia penyelenggara maupun masyarakat agar bersama-sama menjaga suasana yang damai, menghindari tindakan provokatif, serta menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi yang berintegritas.
Secara sosiologis, pesta demokrasi di tingkat desa bukan sekadar proses memilih pemimpin, melainkan momentum memperkuat kohesi sosial. Oleh karena itu, stabilitas keamanan menjadi prasyarat penting agar seluruh warga dapat menggunakan hak pilihnya secara bebas tanpa rasa takut maupun tekanan dari pihak mana pun.

Kasat Samapta Polres Tolitoli menegaskan bahwa patroli preventif bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat, meminimalkan potensi tindak pidana, mencegah pelanggaran lalu lintas, sekaligus memastikan seluruh tahapan Pilkades berlangsung sesuai koridor hukum.
Lebih jauh, kehadiran personel di tengah masyarakat juga menjadi simbol bahwa negara hadir dalam menjamin keamanan setiap proses demokrasi. Sinergi antara aparat keamanan, panitia penyelenggara, pemerintah desa, serta masyarakat merupakan modal utama dalam menciptakan Pilkades yang damai, jujur, dan bermartabat.
Dari perspektif keamanan publik, langkah preventif seperti ini memiliki nilai strategis karena mampu menekan potensi konflik sejak dini. Pencegahan yang dilakukan melalui patroli humanis, komunikasi persuasif, dan pengawasan lapangan merupakan bentuk investasi sosial untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi di tingkat akar rumput.
Hingga kegiatan berlangsung, situasi di wilayah Desa Lelean Nono, Desa Buntuna, Desa Dadakitan, maupun lokasi-lokasi patroli lainnya terpantau aman, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas serta mengikuti tahapan Pilkades dengan rasa aman.
Sumber: Kasat Samapta Polres Tolitoli melalui laporan kegiatan Patroli Preventif Pengamanan Tahapan Pemilihan Kepala Desa Serentak Kabupaten Tolitoli Tahun 2026.

