TOLITOLI, LenteraWayracana.id — Kapolres Tolitoli AKBP Raden Real Mahendra, SH, S.I.K., bersama Ketua Pengurus Bhayangkari Cabang Tolitoli, Ibu Dewi Real, melakukan kunjungan kerja ke Markas Polsek Basidondo, Jumat (21/8/2026).

Rombongan tiba di Mako Polsek Basidondo sekitar pukul 12.00 WITA dan disambut langsung Kapolsek Basidondo IPTU Ahmad H. SH, MH., didampingi Ketua Pengurus Bhayangkari Ranting Basidondo, Ibu Masnawaty Ahmad. Kegiatan turut dihadiri seluruh personel Polsek Basidondo serta jajaran pengurus Bhayangkari Ranting Basidondo.

Kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Di balik sapaan dan tatap muka pimpinan dengan anggota, terselip pesan penting tentang disiplin, ketahanan moral, kesiapsiagaan pelayanan publik, serta ketahanan keluarga sebagai fondasi profesionalisme kepolisian.

Dalam kesempatan itu, Kapolres melakukan pengecekan terhadap kondisi Mako dan asrama Polsek Basidondo. Ia kemudian memberikan sejumlah arahan kepada personel, terutama berkaitan dengan kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas.
Kapolres menegaskan bahwa personel yang melaksanakan piket harus senantiasa mudah dihubungi. Telepon seluler saat piket tidak boleh dalam kondisi silent, sementara seluruh personel diwajibkan menggunakan aplikasi Petugas 110 sebagai bagian dari penguatan sistem pelayanan dan respons kepolisian.

Penekanan tersebut menjadi relevan mengingat posisi Polsek Basidondo yang relatif jauh dari pusat pemerintahan Polres Tolitoli. Dalam konteks geografis seperti itu, kemampuan membangun jejaring komunikasi dengan pemerintah desa dan masyarakat menjadi elemen strategis.
“Karena Polsek cukup jauh dari Polres, personel harus selalu berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk mendapatkan informasi terkait kejadian maupun perkembangan situasi di wilayah,” demikian pokok arahan Kapolres.
Secara analitis, pola komunikasi semacam ini menunjukkan bahwa keamanan tidak semata-mata dibangun melalui pendekatan represif. Deteksi dini justru bertumpu pada kualitas relasi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat. Semakin cepat informasi bergerak, semakin besar peluang aparat melakukan tindakan pencegahan sebelum sebuah persoalan berkembang menjadi gangguan kamtibmas.
Jaga Integritas, Hindari Narkoba dan Judi Online
Di hadapan personel, AKBP Raden Real Mahendra juga memberikan perhatian serius terhadap aspek integritas pribadi. Ia mengingatkan anggota agar menjauhi narkoba dan tidak terlibat dalam perjudian online (judol).
Pesan itu bukan sekadar larangan administratif. Bagi institusi kepolisian, integritas personal merupakan modal utama dalam menjaga kepercayaan publik. Seorang anggota dituntut bukan hanya mampu menegakkan hukum, tetapi juga memiliki keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.
Kapolres juga mengingatkan personel agar menjaga keselamatan diri, terutama ketika melakukan perjalanan dalam rangka kedinasan. Kehati-hatian di jalan merupakan bagian dari disiplin kerja yang sering kali terlihat sederhana, tetapi memiliki konsekuensi besar terhadap keselamatan personel.
Selain urusan kedinasan, perhatian Kapolres merambah ke ranah keluarga. Personel diminta menjaga kehidupan rumah tangga, mengelola pinjaman secara bijak, serta mengawasi pergaulan anak-anak.
Pesan tersebut memperlihatkan sebuah pendekatan yang lebih holistik: kualitas seorang anggota kepolisian tidak berdiri sendiri, melainkan berkelindan dengan kondisi psikologis, ekonomi, dan sosial keluarganya.
Dalam bahasa sederhana, institusi yang kuat berawal dari personel yang mampu menjaga dirinya; personel yang mampu menjaga dirinya akan lebih siap menjaga masyarakat.
Kebersihan Mako hingga Ketahanan Keluarga
Kapolres turut menekankan pentingnya menjaga kebersihan kantor. Mako bukan hanya tempat bekerja, melainkan ruang pelayanan publik yang merepresentasikan wajah institusi di tengah masyarakat.
Kebersihan lingkungan kerja, kerapian fasilitas, serta kondisi asrama menjadi bagian dari budaya organisasi. Dalam perspektif manajemen modern, lingkungan kerja yang tertata dapat membangun disiplin sekaligus menciptakan suasana kerja yang lebih sehat dan produktif.
Sementara itu, perhatian terhadap kehidupan keluarga menjadi pesan human interest yang cukup kuat dalam kunjungan tersebut. Kapolres mengingatkan anggota untuk mengontrol pergaulan anak serta menjaga keluarga, termasuk memberikan perhatian kepada para ibu dalam lingkungan rumah tangga.
Pesan ini menegaskan bahwa tugas kepolisian memiliki dimensi sosial yang luas. Di balik seragam dan kewenangan hukum, terdapat manusia dengan keluarga, anak, tanggung jawab ekonomi, serta persoalan kehidupan yang membutuhkan keseimbangan.
Kunjungan kerja Kapolres Tolitoli bersama Ketua Pengurus Bhayangkari Cabang Tolitoli di Polsek Basidondo berakhir sekitar pukul 13.50 WITA.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar.
(LW.ID)

