TOLITOLI – Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kecamatan Baolan menginisiasi kegiatan Pawai Obor Ramadhan sebagai sarana penguatan nilai spiritual dan kohesi sosial masyarakat.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 15 Februari 2026, mulai pukul 19.30 WITA atau selepas pelaksanaan shalat Isya, dengan titik kumpul di Halaman Masjid Nurul Bahri, Kampung Pajala, Kelurahan Baru, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli.
Sekretaris DPK BKPRMI Kecamatan Baolan, Arya Renaldy Al-Habsyi, menyampaikan bahwa pawai obor ini tidak sekadar menjadi tradisi seremonial, tetapi juga memiliki fungsi edukatif dan religius dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap makna Ramadhan.
“Kegiatan ini kami rancang sebagai media dakwah kultural yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, sekaligus memperkuat nilai ukhuwah dan partisipasi sosial menjelang Ramadhan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/2/2026).
Secara sosiologis, kegiatan keagamaan berbasis partisipasi publik seperti pawai obor dinilai mampu meningkatkan integrasi sosial dan memperkuat identitas keagamaan masyarakat lokal. Momentum Ramadhan dipandang sebagai fase penting dalam pembentukan perilaku religius yang berorientasi pada nilai moral, solidaritas, dan kepedulian sosial.
DPK BKPRMI Kecamatan Baolan mengajak seluruh masyarakat Baolan dan sekitarnya untuk turut hadir dan berpartisipasi aktif demi menyukseskan kegiatan tersebut.
Hal senada disampaikan Ketua DPK BKPRMI Kecamatan Baolan, Gufron Arsyah Prawira, S.Sos, yang berharap pawai obor ini menjadi awal yang baik dalam menyambut Ramadhan dengan semangat persatuan dan ketakwaan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat ibadah di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Sumber:
DPK BKPRMI Kecamatan Baolan
(GAP)
