LENTERAWAYRACANA.ID | TOLITOLI — Upaya membangun budaya tertib berlalu lintas terus diperkuat Satuan Lalu Lintas Polres Tolitoli melalui pendekatan edukatif dan humanis. Rabu pagi, 10 Juni 2026, Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Tolitoli melaksanakan kegiatan bertajuk “Polantas Menyapa” di Kantor PNM Mekar, Kabupaten Tolitoli.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.15 WITA tersebut dipimpin personel Satlantas, yakni AIPTU Setiawan, SH bersama BRIPDA Riky Rifaldi A. Hi Arifin. Dalam pelaksanaannya, petugas memberikan edukasi langsung kepada masyarakat terkait pentingnya keselamatan berkendara sebagai bagian dari kesadaran kolektif dalam menciptakan ruang lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeadaban.
Pendekatan yang digunakan tidak sekadar bersifat normatif, melainkan komunikatif dan persuasif. Petugas mengajak masyarakat memahami bahwa disiplin berlalu lintas bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga refleksi tanggung jawab sosial di ruang publik.
Dalam sosialisasi tersebut, Satlantas Polres Tolitoli menekankan sejumlah aspek fundamental keselamatan berkendara, di antaranya penggunaan helm standar saat mengendarai maupun dibonceng sepeda motor, pentingnya saling menghormati antar pengguna jalan, hingga imbauan untuk tidak menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau bogar yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Secara deskriptif, kegiatan ini menggambarkan transformasi paradigma kepolisian lalu lintas yang kini semakin mengedepankan pendekatan preventif dibanding represif. Edukasi langsung di tengah masyarakat menjadi instrumen penting dalam membangun kesadaran hukum sejak dini, terutama di tengah meningkatnya mobilitas kendaraan dan kompleksitas dinamika lalu lintas perkotaan.

Di sisi lain, pendekatan human interest tampak ketika petugas berinteraksi secara langsung dengan peserta kegiatan, menciptakan suasana dialogis yang lebih mudah diterima masyarakat. Kehadiran polisi tidak lagi dipersepsikan semata sebagai aparat penegak aturan, tetapi juga mitra sosial yang hadir untuk melindungi keselamatan warga.
Kasat Lantas Polres Tolitoli Iptu Suparjan Bakri S, A, P, dalam laporannya menyampaikan bahwa hasil yang ingin dicapai dari kegiatan tersebut adalah meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya keamanan dan keselamatan di jalan raya, sekaligus membangun kebiasaan menggunakan helm sebagai budaya keselamatan yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.
(LW.ID)
