LENTERAWAYRACANA.ID | TOLITOLI — Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti kegiatan Pentas Seni dan Pelepasan Murid TK RA Kartini Nopi Angkatan XXXIII Tahun Pelajaran 2025/2026 yang berlangsung di halaman TK RA Kartini Nopi, Jalan Stadion Dua Nopi, Kelurahan Nalu, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, Kamis (11/6/2026).

Mengusung tema “Langkah Kecil Kami Hari Ini, Cahaya Masa Depan Esok Hari”, kegiatan tersebut menjadi simbol perjalanan awal anak-anak menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi sekaligus momentum reflektif pentingnya pendidikan usia dini dalam membentuk karakter generasi masa depan.

Acara dimulai sejak pukul 08.15 WITA dengan doa bersama, pembacaan basmalah, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu daerah Patriot Baolan. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Tolitoli, Lurah Kelurahan Nalu Ahyar Tauhid, SH, Kasubag TU LPP RRI Tolitoli Nurlaela, SH, unsur yayasan, guru, serta wali murid.

Sambutan pertama disampaikan Kepala TK RA Kartini Nopi, Rukini, S.Pd.PAUD. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua murid yang telah mempercayakan pendidikan anak-anak mereka kepada TK RA Kartini Nopi.
Menurutnya, pendidikan anak usia dini merupakan fase fundamental dalam membangun kecerdasan intelektual, emosional, sosial, dan spiritual anak. Ia menegaskan bahwa sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar membaca dan menulis, tetapi juga ruang pembentukan karakter, disiplin, kreativitas, dan nilai-nilai moral.

“Kami berharap anak-anak yang hari ini dilepas dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, percaya diri, dan mampu menjadi cahaya bagi keluarga maupun lingkungan sekitarnya,” ujar Rukini di hadapan para tamu undangan dan wali murid.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh tenaga pendidik yang selama ini mendampingi proses tumbuh kembang peserta didik dengan penuh kesabaran dan dedikasi.
Sementara itu, sambutan kedua disampaikan oleh Lurah Kelurahan Nalu, Ahyar Tauhid, SH. Dalam pidatonya, ia menekankan pentingnya sinergi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan sosial dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
Menurutnya, pendidikan anak usia dini merupakan investasi peradaban yang menentukan kualitas generasi mendatang. Ia mengapresiasi konsistensi TK RA Kartini Nopi dalam membina anak-anak melalui pendekatan pendidikan yang humanis dan kreatif.
“Anak-anak adalah aset masa depan daerah dan bangsa. Karena itu, perhatian terhadap pendidikan usia dini tidak boleh dipandang sebagai hal sederhana, melainkan investasi sosial jangka panjang,” kata Ahyar Tauhid.
Ia juga mengajak para orang tua untuk terus mendampingi perkembangan anak-anak mereka, terutama dalam membangun kebiasaan positif, kedisiplinan, dan semangat belajar di lingkungan keluarga.
Momentum penamatan semakin bermakna dengan keterlibatan berbagai unsur lembaga dan pemerintah daerah. Prosesi penyematan dan penyerahan ijazah dilakukan oleh Lurah Kelurahan Nalu Ahyar Tauhid, SH, bersama perwakilan Dinas Pendidikan, Ny. Ahyar Tauhid, Kasubag TU LPP RRI Tolitoli Nurlaela, SH, serta Kepala TK RA Kartini Nopi.
Suasana emosional terlihat ketika satu per satu murid menerima tanda kelulusan mereka diiringi tepuk tangan para orang tua. Momen tersebut menjadi simbol perjalanan awal anak-anak menuju tahapan pendidikan berikutnya.
Setelah prosesi penamatan, kegiatan dilanjutkan dengan pentas seni dan tari yang ditampilkan para murid. Dengan balutan kostum berwarna-warni dan ekspresi polos khas anak-anak, penampilan tersebut menghadirkan nuansa hangat sekaligus menggambarkan pentingnya ruang kreativitas dalam pendidikan usia dini.
Secara pedagogis, pentas seni menjadi medium pengembangan keberanian, kemampuan komunikasi, kecerdasan motorik, serta rasa percaya diri anak. Hal itu menunjukkan bahwa pendidikan modern tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga penguatan kompetensi sosial dan emosional.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi perjalanan Angkatan XXXIII TK RA Kartini Nopi, generasi kecil yang hari ini melangkah sederhana, namun menyimpan harapan besar bagi masa depan bangsa.
(LW.ID)
