PINRANG, LenteraWayracana.id | – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 1404/Pinrang kembali menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain mengakselerasi pembangunan infrastruktur, program lintas sektoral tersebut juga menyentuh dimensi sosial melalui penyelenggaraan pasar murah dan pemeriksaan kesehatan gratis di Desa Tanratuo, Kecamatan Cempa, Kabupaten Pinrang, Kamis (16/7/2026).

Berdasarkan informasi dari Kodim 1404/Pinrang, puluhan warga memadati lokasi kegiatan sejak pagi. Antrean panjang didominasi kaum ibu yang berharap memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau di tengah dinamika ekonomi rumah tangga yang terus menuntut kemampuan adaptasi masyarakat.
Komoditas strategis seperti beras, gula pasir, dan minyak goreng dijual di bawah harga pasar. Fenomena ini bukan sekadar aktivitas transaksi ekonomi, melainkan menjadi representasi hadirnya negara melalui institusi TNI dalam menjaga akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar.

Dalam perspektif ekonomi kerakyatan, pasar murah berfungsi sebagai instrumen stabilisasi yang mampu mengurangi tekanan pengeluaran rumah tangga. Sementara itu, layanan kesehatan gratis merupakan investasi sosial yang memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui deteksi dini kondisi kesehatan masyarakat.

Komandan Kodim 1404/Pinrang sekaligus Dansatgas TMMD Ke-129, Letkol Czi Imam Subekti, S.E., M.Sc., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, pasar murah diharapkan mampu membantu warga memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sedangkan pemeriksaan kesehatan gratis memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya tanpa terbebani biaya.

Di balik keramaian antrean, tersimpan kisah sederhana yang sarat makna. Senyum warga yang membawa pulang bahan pokok dengan harga lebih murah mencerminkan bahwa kebijakan yang berpihak kepada masyarakat akan selalu menemukan ruang apresiasi. Bagi sebagian keluarga, selisih harga tersebut memiliki arti penting dalam menjaga keseimbangan ekonomi rumah tangga.
Salah seorang warga mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan karena memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi kenaikan kebutuhan sehari-hari.
Secara deskriptif, kegiatan nonfisik TMMD Ke-129 memperlihatkan bahwa pembangunan tidak hanya diukur melalui berdirinya infrastruktur, tetapi juga melalui peningkatan kualitas hidup masyarakat. Pendekatan ini memperlihatkan paradigma pembangunan yang lebih komprehensif, yakni memadukan aspek fisik, sosial, ekonomi, dan kesehatan dalam satu kerangka pengabdian.
TMMD pada akhirnya bukan sekadar agenda pembangunan desa, melainkan manifestasi sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun ketahanan sosial dari tingkat akar rumput. Ketika pembangunan mampu menyentuh kebutuhan paling mendasar masyarakat, maka nilai keberhasilannya tidak hanya tercermin pada bangunan yang berdiri, tetapi juga pada meningkatnya rasa aman, sehat, dan sejahtera di tengah kehidupan warga.
Sumber: Kodim 1404/Pinrang.
(Mamad)

