PALU, SULTENG, LenteraWayracana.id | – Kabupaten Tolitoli kembali menorehkan catatan prestasi di tingkat Provinsi Sulawesi Tengah. Dalam ajang Apresiasi Duta Generasi Berencana (Genre) dan Jambore Ajang Kreativitas (JAK) Genre Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026, kontingen Tolitoli berhasil membawa pulang prestasi yang membanggakan.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 25 Juli 2026, di Hotel Best Western Palu tersebut menjadi panggung bagi para remaja dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Tengah untuk menunjukkan kreativitas, kapasitas, sekaligus gagasan mereka mengenai masa depan generasi muda.
Kabupaten Tolitoli mengirimkan kontingen JAK Genre sebanyak 27 orang serta satu pasang peserta Duta Genre. Mereka merupakan hasil seleksi yang melibatkan satuan pendidikan dan wilayah pemerintahan di Kabupaten Tolitoli.
Untuk kategori Duta Genre, Tolitoli diwakili Moh. Renaldi dari Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) Soenangan, Kelurahan Nalu, serta Qesyah Aswani Hasanah dari PIK-R Sehati MAN Tolitoli.
Sementara peserta JAK Genre berasal dari proses seleksi yang menjangkau 10 sekolah jenjang SMA sederajat, tiga sekolah SMP sederajat, 103 desa, serta enam kelurahan se-Kabupaten Tolitoli.

Hasilnya cukup menggembirakan. Kabupaten Tolitoli berhasil meraih Juara I Culture Immersion Gen Art dalam kompetisi JAK Genre. Sementara Moh. Renaldi berhasil meraih Juara Harapan II Duta Genre Putra tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.
Prestasi tersebut tidak semata-mata dapat dibaca sebagai capaian kompetitif di atas panggung. Lebih jauh, keberhasilan itu memperlihatkan bahwa ruang kreativitas remaja dapat menjadi medium strategis untuk membangun karakter, kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi, sekaligus kesadaran sosial generasi muda.
Dalam perspektif pembangunan sumber daya manusia, program Genre memiliki posisi yang cukup strategis. Remaja tidak hanya diarahkan untuk berprestasi, tetapi juga dipersiapkan agar memiliki kemampuan merancang masa depan secara sadar dan bertanggung jawab.
Tujuan utama penyelenggaraan Apresiasi Duta Genre dan Jambore Ajang Kreativitas Genre adalah membentuk remaja berkarakter serta mendorong mereka menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Program tersebut juga diarahkan untuk membangun kesadaran remaja mengenai pentingnya perencanaan kehidupan berkeluarga, menjauhkan generasi muda dari penyalahgunaan dan paparan narkoba, mencegah perkawinan pada usia dini atau dispensasi nikah, serta berkontribusi dalam pencegahan dan penurunan angka stunting.
Dengan demikian, panggung kompetisi Genre sesungguhnya bukan sekadar arena untuk memperebutkan gelar juara. Di balik kreativitas, pertunjukan dan kompetisi, terdapat agenda pembangunan manusia yang lebih panjang: menyiapkan generasi muda yang sehat, berkarakter, produktif, dan memiliki visi kehidupan.
Dari sudut pandang tersebut, prestasi Tolitoli di tingkat provinsi menjadi semacam cermin bahwa investasi terhadap kreativitas dan kapasitas remaja memiliki nilai strategis. Sebab, generasi yang hari ini belajar berbicara, berkarya dan mengambil peran, kelak akan menjadi bagian dari struktur sosial yang menentukan arah daerah.
Semangat tersebut sejalan dengan cita-cita besar pembangunan menuju Indonesia Emas 2045, ketika kualitas manusia menjadi salah satu fondasi utama daya saing bangsa.
Informasi mengenai capaian Kabupaten Tolitoli tersebut disampaikan oleh Jemi Yusuf, Komisi A DPRD Kabupaten Tolitoli, yang turut memberikan apresiasi atas prestasi kontingen Tolitoli dalam ajang tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tersebut.
Bagi Tolitoli, capaian ini bukanlah garis akhir. Ia justru menjadi titik pijak untuk memperluas ruang kreativitas, memperkuat ekosistem pembinaan remaja, dan memastikan bahwa potensi anak muda tidak berhenti sebagai prestasi seremonial, melainkan tumbuh menjadi energi sosial bagi pembangunan daerah.
Sumber: Jemi Yusuf, Komisi A DPRD Kabupaten Tolitoli. (LW.ID)

