Halmahera Timur, LenteraWayracana.id | – Lapangan bola voli di Desa Bokimaake, Kecamatan Wasile Tengah, Kabupaten Halmahera Timur, yang selama bertahun-tahun terbengkalai dan kehilangan denyut aktivitas, kini perlahan menemukan kembali fungsinya.
Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 1505/Tidore, personel Satgas TMMD bersama masyarakat merehabilitasi fasilitas olahraga tersebut, Rabu (5/8/2026).
Rehabilitasi lapangan voli itu menjadi salah satu sasaran tambahan dalam rangkaian program TMMD. Meski bukan bagian dari sasaran fisik utama, keberadaannya memiliki arti sosial yang cukup besar bagi masyarakat Desa Bokimaake. Lapangan olahraga bukan sekadar hamparan tempat bermain, melainkan ruang publik tempat warga berinteraksi, membangun solidaritas, sekaligus menanamkan nilai sportivitas kepada generasi muda.
Dari perspektif pembangunan masyarakat, fasilitas olahraga memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar menunjang aktivitas fisik. Ia dapat menjadi medium pembentukan karakter, memperkuat kohesi sosial, serta menyediakan ruang produktif bagi anak-anak dan pemuda agar tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan konstruktif.
Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 1505/Tidore, Letkol Inf Wahyu Widya Sasono, mengatakan rehabilitasi tersebut merupakan bagian dari kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk dalam penyediaan sarana yang mendukung kesehatan dan pembinaan generasi muda.

“Selain mengerjakan sasaran fisik utama, kami juga melaksanakan sasaran tambahan berupa rehabilitasi lapangan bola voli. Kami berharap lapangan ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga, mempererat silaturahmi, sekaligus menjadi tempat lahirnya bibit-bibit atlet dari Desa Bokimaake,” ujarnya.
Pekerjaan dilakukan secara gotong royong. Personel Satgas TMMD dan warga bahu-membahu mengembalikan kelayakan lapangan yang sebelumnya lama tidak dimanfaatkan.
Di tengah keterbatasan fasilitas di wilayah pedesaan, semangat gotong royong tersebut menjadi modal sosial yang tak kalah penting dari pembangunan fisiknya. Ada perjumpaan antara tenaga, kepedulian, dan harapan yang membuat sebuah lapangan sederhana memiliki makna lebih dalam bagi kehidupan masyarakat.
Bagi anak-anak dan pemuda Desa Bokimaake, lapangan yang kembali ditata bukan hanya menghadirkan tempat untuk berolahraga. Ia membuka kembali sebuah ruang kebersamaan yang sempat hilang—tempat mereka dapat berlari, bertanding, belajar menerima kemenangan dan kekalahan, sekaligus membangun persahabatan.
Kehadiran kembali fasilitas olahraga tersebut diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk menjalani aktivitas fisik secara rutin sekaligus menjadi wadah pembinaan olahraga di tingkat desa. Dalam jangka panjang, ruang semacam ini berpotensi melahirkan talenta-talenta olahraga lokal apabila dikelola secara berkelanjutan.
Rehabilitasi lapangan bola voli itu pada akhirnya memperlihatkan wajah lain dari TMMD. Pembangunan tidak selalu berbicara tentang jalan, rumah, atau infrastruktur dasar. Di dalamnya juga terdapat upaya menghidupkan kembali ruang-ruang sosial yang menjadi bagian dari denyut kehidupan masyarakat.
Lapangan yang sempat terbengkalai kini kembali dipersiapkan untuk menjadi ruang aktivitas warga. Dari sebuah fasilitas yang nyaris kehilangan fungsi, tumbuh kembali harapan sederhana: agar olahraga, kebersamaan, dan semangat generasi muda Desa Bokimaake kembali menemukan tempatnya.
Sumber: Pen Kodim 1505/Tidore (LW.ID)

