TOLITOLI, LenteraWayracana.id — Momentum Hari Jadi ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia yang diperingati setiap 1 September menjadi ruang refleksi atas perjalanan panjang perempuan dalam institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Di Kabupaten Tolitoli, jajaran Polres Tolitoli turut menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-78 Polwan RI, sebagai bentuk penghormatan terhadap dedikasi dan pengabdian para polisi wanita yang selama ini mengambil peran strategis dalam menjaga keamanan, memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta membangun kedekatan humanis antara institusi kepolisian dan warga.
Ucapan tersebut disampaikan Kapolres Tolitoli AKBP Raden Real Mahendra, S.H., M.H., bersama staf dan jajaran Polres Tolitoli serta Bhayangkari Cabang Tolitoli yang dipimpin Ny. Dwi Real.
Polwan dan wajah pelayanan kepolisian yang humanis
Peringatan Hari Jadi Polwan tidak semata-mata berhenti pada seremoni tahunan. Di baliknya terdapat perjalanan historis tentang semakin luasnya ruang pengabdian perempuan dalam institusi kepolisian.

Dalam perspektif pelayanan publik, kehadiran Polwan memiliki arti penting. Polisi wanita tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga menghadirkan pendekatan yang lebih komunikatif dalam situasi tertentu yang membutuhkan sensitivitas sosial, terutama ketika berhadapan dengan perempuan, anak, korban kekerasan, maupun kelompok masyarakat yang membutuhkan pendampingan khusus.
Pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa wajah kepolisian modern tidak hanya dibangun melalui kekuatan penegakan hukum, tetapi juga melalui kemampuan mendengar, memahami dan memberikan rasa aman.
Dari institusi untuk masyarakat
Di tengah tuntutan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian yang semakin transparan dan responsif, keberadaan Polwan menjadi bagian dari transformasi tersebut.
Kehadiran polisi wanita di berbagai lini pelayanan memperkaya perspektif institusi dalam membaca persoalan sosial. Profesionalisme, integritas dan empati menjadi tiga unsur yang saling melengkapi dalam membangun kepercayaan publik.
Karena itu, Hari Jadi ke-78 Polwan dapat dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat komitmen pengabdian sekaligus meneguhkan bahwa setiap anggota Polri, tanpa membedakan gender, memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Bagi jajaran Polres Tolitoli, ucapan selamat tersebut menjadi simbol apresiasi terhadap seluruh Polwan yang terus menjalankan tugas dengan dedikasi di tengah dinamika kehidupan masyarakat.
Kapolres Tolitoli AKBP Raden Real Mahendra bersama jajaran dan Bhayangkari Cabang Tolitoli menyampaikan:
“Selamat Hari Jadi Polwan Republik Indonesia ke-78, 1 September 2026.”
Ucapan sederhana tersebut membawa pesan yang lebih luas: bahwa pengabdian tidak selalu hadir dalam bentuk tindakan besar yang terlihat publik. Ia juga tumbuh dari ketekunan menjalankan tugas, keberanian menghadapi tantangan, serta kesediaan hadir ketika masyarakat membutuhkan perlindungan. (LW.ID)

