TOLITOLI , LenteraWayracana.id | — Semangat mempererat silaturahmi dan membangun ruang kebersamaan masyarakat dikemas melalui Open Tournament Domino Orado Piala Panglima TNI dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026.

Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 25–27 September 2026, dengan pusat kegiatan di Taman Kota Tolitoli, Sulawesi Tengah.

Turnamen ini terbuka bagi masyarakat umum, baik pria maupun wanita, dengan batas usia minimal 17 tahun. Selain menawarkan kompetisi dan semangat sportivitas, penyelenggaraan turnamen juga menjadi medium sosial untuk mempertemukan berbagai lapisan masyarakat dalam atmosfer persaudaraan.
Panitia menyediakan beragam hadiah menarik. Hadiah utama yang disiapkan berupa satu unit sepeda motor, disertai puluhan juta rupiah, televisi, dua unit sepeda listrik, kulkas, serta berbagai hadiah dan doorprize lainnya.
Pendaftaran Dibuka 8–20 September

Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi, pendaftaran dibuka mulai 8 hingga 20 September 2026.
Biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp50.000 per pasangan dan dibayarkan pada saat proses pendaftaran. Peserta juga diwajibkan melakukan registrasi melalui laman resmi Orado.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui sejumlah lokasi sekretariat, yakni Kantor Koramil 01/Baolan Kabupaten Tolitoli, Kantor Lanal Tolitoli-Buol, serta Sekretariat Orado Tolitoli di kawasan Perempatan Malosong/BNI Lama.
Panitia menetapkan batas akhir pendaftaran pada 20 September 2026 pukul 16.00 WITA, atau empat hari sebelum pelaksanaan turnamen.
Kompetisi, Silaturahmi, dan Ruang Kebersamaan
Secara sosial, turnamen domino tidak semata-mata dapat dilihat sebagai sebuah pertandingan. Di balik meja permainan, terdapat ruang interaksi yang mempertemukan individu dengan latar belakang berbeda dalam satu arena yang menjunjung aturan dan sportivitas.
Dalam konteks peringatan HUT ke-81 TNI, kegiatan semacam ini memiliki dimensi sosial yang cukup penting. Kompetisi menjadi pintu masuk bagi terciptanya komunikasi horizontal, sementara semangat pertandingan diarahkan untuk tetap berada dalam koridor persaudaraan.
Dengan demikian, nilai yang hendak dibangun bukan sekadar siapa yang menjadi juara, melainkan bagaimana sebuah kompetisi mampu menciptakan kohesi sosial, memperluas jejaring silaturahmi, sekaligus menghadirkan hiburan positif bagi masyarakat.
Melibatkan Unsur TNI dan Pengurus Orado
Open Tournament Domino Orado Piala Panglima TNI tersebut tercantum melibatkan sejumlah unsur dan tokoh, antara lain Letkol Inf Aryanto Rolando, S.I.P., Dandim 1305/Buol Tolitoli; Letkol Laut (P) Abdul Rachman Gazali, M.Tr.Opsla., Danlanal Buol Tolitoli; serta Moh. Achsan Rumi, S.H., M.Kn., Ketua Pengcab Orado Tolitoli.
Sementara itu, Kapten CPL Edy Syafar, Danramil 01/Baolan, tercantum sebagai Koordinator Open Tournament Orado HUT TNI ke-81.
Keterlibatan unsur tersebut memperlihatkan bahwa peringatan HUT TNI dapat diwujudkan melalui beragam kegiatan yang menyentuh langsung ruang sosial masyarakat.
Mengedepankan Sportivitas
Panitia mengajak masyarakat untuk berpartisipasi sekaligus menjaga nilai-nilai sportivitas sepanjang kompetisi berlangsung.
Pesan tersebut menjadi penting karena sebuah turnamen bukan hanya tentang kemenangan. Ia juga merupakan latihan sosial tentang bagaimana menerima hasil pertandingan, menghargai lawan, mematuhi aturan, dan menjaga suasana kompetisi tetap sehat.
Dalam perspektif yang lebih luas, sportivitas merupakan fondasi penting dalam membangun budaya kompetisi yang sehat. Kemenangan menjadi bermakna ketika diraih melalui proses yang jujur, fair play, dan penghormatan terhadap peserta lainnya.
Masyarakat yang hendak mengikuti turnamen dapat memperoleh informasi pendaftaran melalui sekretariat yang telah ditentukan atau menghubungi kontak panitia di nomor 0851-3997-2920 dan 0822-5262-9166.
Pendaftaran juga diwajibkan dilakukan melalui laman orado.co.id sesuai ketentuan panitia.
Open Tournament Domino Orado Piala Panglima TNI diharapkan menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang mampu menghidupkan suasana peringatan HUT ke-81 TNI di Tolitoli—bukan sekadar melalui kompetisi, tetapi juga melalui semangat kebersamaan, persaudaraan, dan penghormatan terhadap nilai-nilai sportivitas.
Sebab pada akhirnya, sebuah perayaan akan lebih bermakna ketika mampu mempertemukan manusia dalam suasana yang hangat: bertanding dengan semangat, menang tanpa merendahkan, dan kalah tanpa kehilangan persaudaraan. (LW.ID)

