LENTERAWAYRACANA.ID, REPUBLIK DEMOKRATIK KONGO – Misi perdamaian tidak semata-mata diukur melalui keberhasilan menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga dari kemampuan membangun kepercayaan dan kedekatan dengan masyarakat. Prinsip inilah yang diwujudkan prajurit Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO melalui patroli sejauh 15 kilometer menuju Desa Boga, Republik Demokratik Kongo, Sabtu (31/10/2026).

Patroli yang dilaksanakan Tim Temporary Operating Base (TOB) Tchabi tersebut dipimpin Komandan Kompi Mayor Inf Wira Wijaya. Selain memantau situasi wilayah, kegiatan ini diisi komunikasi sosial (komsos) dengan komunitas Muslim setempat sebagai bagian dari pendekatan humanis TNI dalam menjalankan mandat perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Menjalin Kedekatan Melalui Silaturahmi Keagamaan
Dalam kunjungan tersebut, Mayor Inf Wira Wijaya bersama personel patroli bersilaturahmi dengan Imam Masjid Boga, Ismail Adam. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Pada kesempatan itu, Wira Wijaya menyampaikan rencana pelaksanaan salat Jumat berjemaah bersama masyarakat setempat. Inisiatif tersebut menjadi bentuk pendekatan sosial yang membuka ruang interaksi lintas komunitas sekaligus memperkuat hubungan antara prajurit Indonesia dan warga.

Ismail Adam menjelaskan, Masjid Boga telah berdiri sejak 1955 dan menjadi pusat aktivitas keagamaan bagi sekitar 215 warga Muslim di Desa Boga dan wilayah sekitarnya.
Diplomasi Humanis sebagai Pilar Perdamaian
Lebih dari sekadar perjalanan patroli, kegiatan ini merepresentasikan dimensi kemanusiaan dalam operasi pemeliharaan perdamaian. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat tidak hanya menghadirkan aspek pengamanan, tetapi juga membangun komunikasi, solidaritas, dan rasa saling percaya.
Dalam perspektif misi perdamaian modern, kepercayaan masyarakat merupakan modal sosial yang penting bagi terciptanya stabilitas berkelanjutan. Pendekatan persuasif memungkinkan prajurit memahami dinamika sosial sekaligus memperkuat hubungan dengan komunitas lokal.
Melalui kegiatan tersebut, Satgas Indo RDB XXXIX-H MONUSCO menegaskan komitmen TNI untuk berkontribusi dalam menjaga perdamaian dunia. Sebab, perdamaian sejati bukan hanya tentang meredam konflik, melainkan juga merawat hubungan antarmanusia melalui kehadiran, kepedulian, dan penghormatan terhadap kehidupan masyarakat.


