DAKO PEMEAN, TOLITOLI , LenteraWayracana.id | — Kepedulian sosial tidak selalu hadir dalam bentuk besar. Di Desa Galumpang, Kecamatan Dako Pemean, Kabupaten Tolitoli, perhatian sederhana berupa paket kebutuhan pokok menjadi bentuk nyata solidaritas kepada warga yang membutuhkan.

Aksi tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bhayangkari Peduli yang digelar Bhayangkari Ranting Dako Pemean pada Jumat, 11 September 2026, sekitar pukul 14.00 WITA.

Kegiatan ini turut melibatkan jajaran Polsek Dako Pemean, di antaranya Kapolsek Dako Pemean Ipda Ismail Mappiasse, Kanit Provos Aiptu Chairul, serta Bhabinkamtibmas Desa Galumpang Brigpol Hernawan bersama pengurus Bhayangkari Ranting Dako Pemean.

Bantuan Menyentuh Kebutuhan Dasar Warga
Dalam kegiatan tersebut, Bhayangkari Ranting Dako Pemean menyerahkan bantuan sembako kepada lima kepala keluarga yang dinilai membutuhkan perhatian dan dukungan.


Paket bantuan berisi sejumlah kebutuhan pokok, antara lain mi instan, tepung, gula, minyak goreng, telur, dan susu.
Kelima penerima bantuan tersebut yakni Marina (50), Sarlan (30), Indah (14), Nilmawati (41), dan Sudirman (52).
Bantuan tersebut mungkin tampak sederhana dari sisi materi. Namun dalam perspektif sosial, kehadiran kepedulian pada saat kebutuhan dasar menjadi persoalan justru memiliki makna yang lebih dalam. Bantuan pangan bukan sekadar distribusi barang, melainkan bentuk kehadiran institusi dan organisasi sosial di tengah kehidupan masyarakat.
Polisi dan Bhayangkari Perkuat Dimensi Humanis
Keterlibatan unsur Polsek Dako Pemean dalam kegiatan ini memperlihatkan bahwa pendekatan terhadap masyarakat tidak semata-mata bertumpu pada aspek keamanan dan ketertiban.
Melalui kegiatan sosial seperti Bhayangkari Peduli, hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat dibangun melalui ruang interaksi yang lebih humanis. Kehadiran Bhabinkamtibmas juga menjadi bagian penting karena posisi tersebut bersentuhan langsung dengan dinamika kehidupan warga di tingkat desa.
Secara sosial, kegiatan semacam ini dapat menjadi jembatan untuk memperkuat kepercayaan publik. Ketika aparat dan organisasi pendampingnya hadir bukan hanya ketika terjadi persoalan hukum atau gangguan keamanan, tetapi juga dalam situasi sosial-ekonomi masyarakat, wajah pelayanan publik menjadi lebih dekat dan berorientasi pada kemanusiaan.
Kepedulian yang Berangkat dari Hal Sederhana
Bhayangkari Peduli di Galumpang menyampaikan pesan bahwa kepedulian tidak harus menunggu momentum besar. Sepaket kebutuhan pokok yang diberikan kepada keluarga yang membutuhkan dapat menjadi simbol bahwa masyarakat tidak berjalan sendirian menghadapi tekanan kehidupan.
Pada akhirnya, esensi kegiatan tersebut bukan semata tentang jumlah paket yang disalurkan, melainkan tentang kehadiran, perhatian, dan solidaritas.
Kegiatan Bhayangkari Peduli tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial Bhayangkari Ranting Dako Pemean terhadap masyarakat di wilayah Desa Galumpang. (LW.id)

