TOLITOLI, LenteraWayracana.id — Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak hanya bertumpu pada penindakan hukum, tetapi juga pada kehadiran polisi di tengah aktivitas warga. Pola pencegahan inilah yang menjadi bagian dari persiapan patroli personel Polres Tolitoli di sejumlah titik aktivitas masyarakat, Sabtu, 18 Oktober 2026.

Berdasarkan laporan kegiatan, persiapan patroli berlangsung di Markas Komando (Mako) Polres Tolitoli sekitar pukul 09.30 Wita. Kegiatan dipimpin BRIPKA Fadli selaku kepala tim patroli, bersama BRIPKA Tomy Siriwa, BRIGPOL Parman, dan BRIPDA Moh. Hary Suwito.

Tiga Lokasi Menjadi Sasaran Patroli
Rute patroli meliputi Pasar Soping di Jalan Usman Binol, Pelabuhan Feri, serta Kampung Pajala. Ketiga lokasi tersebut menjadi sasaran pemantauan dalam upaya mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Pasar merupakan ruang interaksi ekonomi yang mempertemukan pedagang, pembeli, dan berbagai kepentingan masyarakat. Sementara itu, pelabuhan menjadi titik mobilitas warga dan transportasi. Adapun kawasan permukiman memerlukan perhatian agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan rasa aman.

Dalam kegiatan tersebut, personel juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar segera melapor ke kantor polisi apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana.
Mengedepankan Pencegahan dan Kesadaran Publik
Secara konseptual, patroli kamtibmas merupakan bagian dari pendekatan preventif dalam pemeliharaan keamanan. Kehadiran aparat di ruang publik diharapkan mampu memperkuat kewaspadaan, membuka komunikasi dengan warga, serta mendorong pelaporan dini terhadap peristiwa yang berpotensi mengganggu ketertiban.
Namun, efektivitas upaya tersebut tidak hanya ditentukan oleh kehadiran petugas. Kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan, menjaga lingkungan, dan menyampaikan informasi secara bertanggung jawab juga menjadi unsur penting dalam membangun keamanan bersama.
Keamanan sebagai Tanggung Jawab Bersama
Patroli bukan sekadar pergerakan personel dari satu titik ke titik lain. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun hubungan antara kepolisian dan masyarakat melalui pencegahan, komunikasi, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Melalui persiapan patroli tersebut, Polres Tolitoli menargetkan terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif sekaligus tumbuhnya kedisiplinan dan kesadaran hukum masyarakat.
Keamanan yang berkelanjutan pada akhirnya membutuhkan kerja bersama: aparat menjalankan tugas secara profesional, sementara masyarakat berperan aktif menjaga ketertiban. Sebab, rasa aman bukan hanya hasil penegakan hukum, melainkan juga fondasi kehidupan sosial yang tertib, produktif, dan harmonis. (LW.ID)

