Tolitoli, LenteraWayracana.id – Semangat pengabdian Polri kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi-aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, jajaran Polsek Dampal Selatan melaksanakan kegiatan Bakti Religi di Mushollah Al Quddus, Desa Bangkir, Kecamatan Dampal Selatan, Kabupaten Tolitoli, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.30 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Dampal Selatan, AKP Haspudin Abd. Azis, bersama seluruh personel Polsek Dampal Selatan. Bentuk bakti religi yang dilakukan meliputi pergantian fasilitas penerangan berupa lampu serta pengecatan dinding mushollah guna meningkatkan kenyamanan jamaah dalam melaksanakan ibadah.
Secara substansial, kegiatan ini mencerminkan paradigma kepolisian modern yang tidak hanya berorientasi pada aspek penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis dalam membangun kedekatan sosial dengan masyarakat. Rumah ibadah sebagai pusat pembinaan spiritual memperoleh perhatian melalui sentuhan pengabdian yang sederhana namun memiliki nilai manfaat yang besar.
Dalam perspektif sosial, perbaikan sarana ibadah merupakan investasi moral yang berdampak pada penguatan kohesi sosial masyarakat. Cahaya lampu yang diperbarui bukan sekadar menerangi ruangan, tetapi juga menjadi simbol hadirnya kepedulian institusi Polri di tengah kehidupan warga.
Suasana kebersamaan terlihat selama pelaksanaan kegiatan. Personel kepolisian bekerja secara gotong royong melakukan pengecatan dan pemasangan fasilitas penerangan. Aktivitas tersebut menghadirkan pemandangan yang memperlihatkan harmonisasi antara tugas negara dan pengabdian kemanusiaan.
Dari sudut pandang human interest, kegiatan ini menunjukkan bahwa kehadiran polisi tidak selalu identik dengan penegakan hukum semata. Di balik seragam yang dikenakan, terdapat semangat melayani dan merawat nilai-nilai sosial yang hidup dalam masyarakat. Momentum HUT Bhayangkara ke-80 menjadi ruang refleksi bahwa pengabdian terbaik lahir dari kedekatan dan kepedulian terhadap kebutuhan warga.


Kegiatan Bakti Religi berakhir pada pukul 11.00 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
( LW.ID )
