Jakarta Pusat, 24 Februari 2026 – Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Drs. Arifin, M.A.P, dijadwalkan menghadiri agenda Safari Ramadhan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama warga di Masjid Al-Isra, Selasa (24/2/2026).

Kegiatan tahunan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat ini menjadi instrumen strategis dalam memperkuat relasi sosial antara pemerintah daerah dan masyarakat. Secara sosiologis, momentum Ramadan kerap dimaknai sebagai ruang rekonstruksi nilai-nilai spiritual sekaligus penguatan kohesi sosial di tingkat komunitas.

Safari Ramadhan tersebut akan diisi dengan dialog interaktif bersama alim ulama, tokoh masyarakat, serta jamaah masjid. Forum komunikasi ini diharapkan menjadi media partisipatif untuk menyerap aspirasi warga sekaligus mempererat silaturahmi.
Ustad Darwin, pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Isra yang juga menjabat Ketua RT setempat, menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik kunjungan orang nomor satu di Jakarta Pusat tersebut.
“Kami berharap kunjungan Pak Wali Kota dapat memicu dialog yang konstruktif dan memberikan dampak positif bagi kehidupan keagamaan masyarakat Johar Baru,” ujar Darwin, didampingi unsur kecamatan, kelurahan, serta para Ketua RW se-Johar Baru.
Kunjungan ini juga menjadi momentum reflektif bagi DKM Masjid Al-Isra yang tengah menyelesaikan proses rehabilitasi besar-besaran. Di bawah kepemimpinan Ustad H. Dzikrullah sebagai Ketua DKM dan H. Kasno selaku pembina, pengurus berhasil menghimpun dana swadaya lebih dari Rp600 juta yang bersumber dari donasi pengurus, donatur tetap, jamaah, serta masyarakat sekitar.

Hingga kini, progres pembangunan telah mencapai 95 persen. Transformasi fisik masjid tersebut dinilai sebagai bentuk nyata partisipasi kolektif masyarakat dalam memakmurkan rumah ibadah, yang dalam perspektif pembangunan berbasis komunitas (community-based development) mencerminkan tingginya solidaritas sosial.
“Capaian ini adalah hasil kerja sama yang solid antara pengurus dan jamaah. Kami bersyukur atas dukungan luar biasa dari berbagai pihak,” ungkap Ustad H. Dzikrullah.
Apresiasi juga datang dari H. Kusno, tokoh masyarakat Johar Baru sekaligus pembina salah satu masjid besar di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Ia berharap Safari Ramadhan tidak berhenti pada aspek seremonial semata, melainkan menjadi katalisator peningkatan kualitas tata kelola masjid.
“Kami berharap kegiatan ini mampu memotivasi pengurus DKM untuk terus memakmurkan masjid dan menghadirkan kemaslahatan bagi umat,” tuturnya.
Sebagai informasi, Safari Ramadhan merupakan program rutin Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat setiap bulan suci. Agenda ini menjadi sarana monitoring kondisi sosial-keagamaan di tingkat kelurahan sekaligus memperkuat legitimasi pelayanan publik berbasis pendekatan humanis.
(Red.)
