Lenterawayracana.id | TOLI-TOLI — Kegiatan Panen Jagung Kuartal I Tahun 2026 di Dusun IV Balumbung, Desa Dungingis, Kecamatan Dako Pemean, tidak hanya menjadi agenda pertanian semata, tetapi juga menunjukkan keterlibatan aktif aparat kepolisian di tengah masyarakat.

Sejak dimulai pada Rabu (6/5/2026) pukul 08.30 WITA, personel Polsek Dako Pemean turut ambil bagian langsung dalam proses panen bersama petani. Kehadiran Kapolsek Dako Pemean Ipda Ismail Mapiasse bersama jajaran, Kanit Sabhara Aiptu Aan Juandi, Kanit Binmas Aiptu Laode Lusri, serta Bhabinkamtibmas Desa Dungingis Aipda Faizal, tidak hanya bersifat seremonial, melainkan ikut terlibat dalam aktivitas panen di lapangan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional tahun 2026. Panen dilakukan di lahan seluas 1,5 hektare milik Agusman dan Jumran, yang merupakan petani binaan Polsek Dako Pemean, dengan estimasi hasil mencapai sekitar 3 ton jagung.
Secara deskriptif, keterlibatan personel Polsek mencerminkan pendekatan humanis dalam tugas kepolisian. Polisi tidak hanya berfungsi sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan masyarakat. Dalam konteks ini, kehadiran mereka di sektor pertanian menjadi bagian dari strategi penguatan ketahanan pangan berbasis komunitas.
Dari sudut pandang ilmiah populer, sinergi antara aparat dan petani dapat meningkatkan motivasi kerja, memperkuat kepercayaan sosial (social trust), serta mendorong stabilitas produksi di tingkat lokal.

Salah satu petani, Jumran, mengungkapkan bahwa kehadiran polisi di tengah aktivitas pertanian memberi semangat tersendiri.
“Kami merasa didukung, bahkan ikut membantu di kebun,” ujarnya.
Kegiatan panen berlangsung lancar, aman, dan penuh kebersamaan hingga selesai. Momentum ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor mampu memperkuat fondasi ketahanan pangan dari desa.
(LW.id)
