Lenterawayracana.id | PINRANG – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Pinrang terus memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah dengan memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat. Upaya ini diwujudkan melalui kegiatan operasi pasar yang digelar di Pasar Sentral Kabupaten Pinrang, Senin (25/5).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Pinrang H.A. Irwan Hamid bersama jajaran perangkat daerah serta unsur terkait yang tergabung dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Kehadiran pemerintah di tengah aktivitas pasar menjadi bentuk pengawasan langsung terhadap dinamika harga sekaligus memastikan distribusi bahan pokok berjalan normal.

Di tengah hiruk-pikuk transaksi pedagang dan pembeli, Bupati Irwan menyusuri sejumlah lapak sembako, memantau harga beras, minyak goreng, gula pasir, cabai, hingga kebutuhan pangan lainnya. Interaksi tersebut memperlihatkan bagaimana denyut ekonomi rakyat bergerak menjelang hari besar keagamaan yang identik dengan meningkatnya konsumsi rumah tangga.
Dalam keterangannya, Bupati Irwan mengungkapkan rasa syukur karena kondisi harga kebutuhan pokok di Kabupaten Pinrang masih berada dalam kategori stabil dan belum menunjukkan lonjakan signifikan.
“Alhamdulillah, kondisi harga masih relatif stabil. Ini tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat karena menjelang hari raya kebutuhan biasanya meningkat, namun pasokan masih mampu memenuhi kebutuhan sehingga harga tetap terkendali,” ujarnya.
Secara ilmiah, kestabilan harga menjelang hari raya sangat dipengaruhi oleh kelancaran rantai distribusi dan ketersediaan stok di tingkat pemasok. Ketika pasokan mampu mengimbangi lonjakan permintaan, maka tekanan inflasi dapat ditekan sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga. Kondisi ini pula yang saat ini dinilai berhasil dipertahankan di Kabupaten Pinrang.

Bupati Irwan juga mengungkapkan bahwa beberapa komoditas yang sebelumnya sempat mengalami kenaikan harga kini mulai menunjukkan tren penurunan. Fenomena tersebut menjadi indikator positif bahwa mekanisme pasar masih berada dalam kondisi sehat dan terkendali.
Menurut Bupati, Pemerintah Kabupaten Pinrang melalui TPID akan terus melakukan langkah-langkah strategis guna mengantisipasi potensi gejolak harga, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan yang umumnya memicu peningkatan konsumsi masyarakat.
Tidak hanya pemerintah, stabilitas ekonomi daerah juga ditentukan oleh sinergi antara distributor, pedagang, dan masyarakat. Karena itu, Bupati Irwan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terus menjaga iklim perdagangan tetap kondusif.
“Sinergi semua pihak sangat penting agar masyarakat tetap bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang wajar dan terjangkau. Harapan kita tentu masyarakat dapat menyambut Hari Raya Idul Adha dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga,” tutupnya.
Langkah operasi pasar ini menjadi gambaran bahwa pengendalian inflasi bukan sekadar agenda administratif, melainkan bagian dari upaya menjaga ketahanan sosial masyarakat. Di saat kebutuhan meningkat menjelang hari raya, kepastian harga yang stabil menjadi harapan sederhana namun sangat berarti bagi banyak keluarga.
Kabiro (Mamad)
