Lenterawayracana.id | TOLITOLI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Tolitoli menggelar Musyawarah Kecamatan (Muscam) XI di Kantor Sekretariat DPD II Partai Golkar Tolitoli, Senin (25/5/2026) pukul 14.00 WITA. Agenda utama kegiatan tersebut adalah pembentukan dan penyusunan kepengurusan Dewan Pimpinan Kecamatan (DPC) Partai Golkar di sepuluh kecamatan se-Kabupaten Tolitoli.

Kegiatan itu dipimpin langsung Ketua DPD II Partai Golkar Tolitoli, Gunardi Alui Kama, didampingi Sekretaris DPD II, Risman Aziz, serta dihadiri Ketua DPC Golkar Kecamatan Baolan, Arnold bersama sekitar 25 pengurus partai lainnya.
Dalam suasana yang berlangsung dinamis namun kondusif, Muscam XI menjadi ruang konsolidasi politik internal pasca terpilihnya Gunardi Alui Kama sebagai Ketua DPD II Golkar Tolitoli periode 2026–2029 pada Januari lalu. Forum ini tidak sekadar menjadi agenda administratif organisasi, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat desa.
Sekretaris DPD II Golkar Tolitoli, Risman Aziz, dalam penyampaiannya menekankan pentingnya soliditas organisasi di tengah dinamika politik yang terus berubah.
“Musyawarah Kecamatan ke-XI ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum krusial untuk menyatukan barisan dan memperkuat akar rumput,” ujarnya.
Menurutnya, partai politik modern tidak lagi hanya mengandalkan figur, tetapi juga kekuatan struktur dan kemampuan membaca perubahan sosial masyarakat. Karena itu, konsolidasi internal dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga eksistensi dan daya saing partai di tingkat lokal.
Ia juga mengajak seluruh kader untuk meninggalkan ego sektoral dan membangun kerja kolektif demi kepentingan partai serta masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPD II Golkar Tolitoli, Gunardi Alui Kama, menegaskan bahwa Muscam XI merupakan gerbang awal menuju penguatan mesin politik Partai Golkar di Kabupaten Tolitoli.
“Hari ini kita berkumpul bukan hanya untuk memilih kepengurusan baru, tetapi menegaskan kembali kejayaan Partai Golkar di Bumi Cengkeh Tolitoli,” katanya di hadapan peserta rapat.
Dalam arahannya, Gunardi menyampaikan tiga poin penting kepada pengurus kecamatan yang nantinya terpilih.
- Pertama, seluruh struktur partai diminta aktif turun ke desa dan hadir di tengah masyarakat.
- Kedua, seluruh dinamika internal harus diakhiri setelah forum selesai demi menjaga satu garis komando partai.
- Ketiga, Golkar harus kembali merebut kepercayaan masyarakat melalui kerja nyata dan pendekatan yang adaptif terhadap kebutuhan publik.
Pendekatan tersebut mencerminkan pola pembangunan organisasi politik berbasis partisipasi masyarakat. Dalam perspektif ilmiah populer, partai politik yang mampu bertahan biasanya adalah partai yang memiliki “social attachment” atau keterikatan emosional dengan masyarakat melalui pelayanan sosial dan komunikasi politik yang berkelanjutan.
Pada pukul 15.00 WITA, forum kemudian memasuki tahapan mekanisme pemilihan kepengurusan DPC Golkar Kecamatan Baolan. Proses berlangsung tertib dengan nuansa musyawarah yang tetap mengedepankan semangat kekeluargaan.
Kegiatan Muscam XI DPD II Partai Golkar Tolitoli berakhir pukul 16.00 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
Forum tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya konsolidasi menyeluruh Partai Golkar Tolitoli menuju agenda politik mendatang, dengan harapan mampu membangun struktur partai yang lebih solid, responsif, dan dekat dengan masyarakat.
(LW.id)
