LENTERAWAYRACANA.ID | TOLITOLI – Keselamatan berlalu lintas tidak hanya ditentukan oleh kondisi jalan dan kendaraan, tetapi juga oleh tingkat kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan yang berlaku. Atas dasar itulah Polres Tolitoli menggelar Operasi Patuh Tinombala 2026 yang berlangsung mulai 8 hingga 22 Juni 2026.
Kapolres Tolitoli AKBP Raden Real Mahendra, SH., SIK., bersama Kasat Lantas Polres Tolitoli IPTU Suparjan Bakri, S.AP., mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas dengan mengusung pesan, “Tertib Berlalu Lintas dan Lengkapi Perlengkapan Kendaraan Anda.”
Operasi Patuh Tinombala merupakan agenda nasional kepolisian yang bertujuan meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya. Dalam perspektif keselamatan transportasi modern, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi faktor utama dalam menciptakan sistem transportasi yang aman, tertib, dan berkelanjutan.
Secara deskriptif, operasi ini akan difokuskan pada edukasi, sosialisasi, serta penegakan hukum terhadap berbagai bentuk pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan. Di antaranya penggunaan helm standar bagi pengendara sepeda motor, kelengkapan surat kendaraan, penggunaan sabuk pengaman, kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas, hingga larangan menggunakan telepon seluler saat berkendara.
Kapolres Tolitoli AKBP Raden Real Mahendra SH, SIK, menegaskan bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Menurut Kapolres, setiap pengguna jalan memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan lalu lintas yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Sementara itu, Kasat Lantas IPTU Suparjan Bakri S,A,P, mengingatkan masyarakat agar sebelum berkendara memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan dan seluruh perlengkapan administrasi telah dipenuhi. Langkah sederhana tersebut dinilai mampu mengurangi risiko kecelakaan sekaligus meningkatkan ketertiban berlalu lintas.
Dari sisi human interest, keselamatan berlalu lintas sejatinya bukan sekadar persoalan aturan, melainkan menyangkut perlindungan terhadap nyawa manusia. Di balik setiap perjalanan terdapat keluarga yang menunggu kepulangan dengan selamat. Karena itu, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan hanya bentuk ketaatan kepada hukum, tetapi juga wujud tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap sesama pengguna jalan.
Melalui Operasi Patuh Tinombala 2026, Polres Tolitoli berharap tumbuh kesadaran kolektif masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan bersama. Dengan disiplin berlalu lintas dan melengkapi perlengkapan kendaraan, masyarakat tidak hanya terhindar dari pelanggaran, tetapi juga turut berkontribusi dalam menekan angka kecelakaan serta menciptakan budaya berkendara yang lebih beradab dan berkeselamatan di Kabupaten Tolitoli.
(LW.ID)
