LENTERAWAYRACANA.ID | Tolitoli, 4 Juni 2026 — Semangat kolaborasi antarlembaga menjadi pesan utama dalam pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), HUT ke-64 Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), dan HUT ke-107 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang digelar di Lapangan Taman Kota Tolitoli, Kamis (4/6).

Upacara yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut berlangsung khidmat dengan melibatkan pasukan dari Kodim 1305/Buol-Tolitoli, Pangkalan TNI Angkatan Laut Tolitoli, Polres Tolitoli, Brimob, Satpol PP, Damkar, dan Satlinmas, masing-masing berkekuatan satu Satuan Setingkat Pleton (SST). Penampilan Drum Band MAN Tolitoli turut memberikan warna tersendiri dalam prosesi seremonial tersebut.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, S.Sos., M.Si. Sementara itu, Komandan Upacara Hericandra, S.H., dari Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tolitoli, didampingi Perwira Upacara, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tolitoli, Nur Alam, S.T.

Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah pejabat penting dari tingkat provinsi maupun kabupaten. Tampak hadir Bupati Tolitoli H. Amran H. Yahya, Wakil Bupati Tolitoli Mohammad Besar Bantilan, Ketua DPRD Kabupaten Tolitoli Hj. Sriyanti Dg. Parebba, Ketua DPRD Kabupaten Buol, Sekretaris Daerah Kabupaten Tolitoli Mohammad Asrul Bantilan, S.Sos., Komandan Kodim 1305/BT Letkol Inf. Ariyanto Rolando, S.IP., Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Tolitoli Letkol Laut (P) A.R. Gazali, Kapolres Tolitoli AKBP Raden Real Mahendra SH, SIK, serta Kepala Kejaksaan Negeri Tolitoli Ibnu Firman Ide Amin, S.H.
Selain itu, hadir pula para kepala daerah dari sejumlah kabupaten di Sulawesi Tengah, di antaranya Bupati Kabupaten Buol, Bupati Kabupaten Tojo Una-Una, Bupati Kabupaten Parigi Moutong, Bupati Kabupaten Banggai, Bupati Kabupaten Morowali Utara. Kehadiran para Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dari 10 kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah semakin mempertegas semangat sinergi dan penguatan koordinasi antardaerah.
Dalam perspektif tata kelola pemerintahan modern, Satpol PP, Satlinmas, dan Damkar memiliki fungsi strategis sebagai instrumen negara dalam menjaga ketenteraman umum, menegakkan peraturan daerah, serta memberikan perlindungan dan pelayanan penyelamatan kepada masyarakat. Ketiga unsur ini menjadi fondasi penting dalam membangun ketahanan sosial dan keamanan daerah.

Usai pelaksanaan upacara, agenda dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba keterampilan Pemadam Kebakaran. Berdasarkan hasil resmi Dewan Juri yang ditandatangani Inspektur Pertandingan Nawwaf Ikram, S.Tr.IP., Kontingen Damkar Kota Palu berhasil keluar sebagai Juara Umum Tahun 2026 dengan total raihan 2.135 poin.
Pada kategori Ladder Pitching, Damkar Kota Palu meraih Juara I dengan nilai 1.000 poin dan catatan waktu 3 menit 35 detik. Pada kategori Hose Laying, kontingen tersebut kembali menjadi yang terbaik dengan perolehan 1.135 poin. Sementara pada kategori Survival, Damkar Kota Palu mencatatkan waktu tercepat, yakni 3 menit 49 detik.
Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa kompetensi aparatur pemadam kebakaran tidak hanya bertumpu pada kecakapan teknis, tetapi juga pada kecepatan respons, koordinasi tim, dan kemampuan pengambilan keputusan dalam kondisi darurat. Kompetisi ini menjadi wadah peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang penyelamatan dan penanggulangan kebakaran.
Momentum penting lainnya adalah penyerahan Pataka HUT Satpol PP, Satlinmas, dan Damkar dari Bupati Tolitoli kepada Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, S.Sos., M.Si., yang selanjutnya diserahkan kepada Bupati Morowali Utara sebagai tuan rumah penyelenggaraan HUT tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2027.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan defile kontingen Satpol PP, Damkar, dan Satlinmas dari kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah. Atraksi barisan yang tertib dan seragam tersebut menjadi simbol soliditas aparatur sipil dalam menjalankan fungsi penegakan peraturan daerah, perlindungan masyarakat, serta pelayanan penyelamatan. Melalui momentum peringatan ini, semangat profesionalisme, kedisiplinan, dan pengabdian kepada masyarakat diharapkan semakin kokoh dalam menghadapi tantangan pelayanan publik yang terus berkembang.
(LW.ID)
