PUNCAK JAYA, LenteraWayracana.id — Kolaborasi lintas institusi tidak selalu diwujudkan melalui agenda formal dan seremoni pemerintahan. Di Pasar Sentral Agalomuni, Kabupaten Puncak Jaya, sinergi justru terlihat melalui aksi nyata: membersihkan lingkungan pasar demi menciptakan ruang publik yang sehat, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.

Semangat tersebut tercermin dalam kegiatan Jumat Bersih yang melibatkan personel TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Puncak Jaya, Jumat (6/11/2026).

Dengan mengedepankan budaya gotong royong, para peserta bahu-membahu membersihkan sampah yang mengganggu kebersihan dan kenyamanan kawasan pasar. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang interaksi sosial antara aparat dan masyarakat dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan.

Suasana kebersamaan tampak mewarnai kegiatan tersebut. Personel dari berbagai institusi bekerja tanpa sekat, memperlihatkan bahwa tanggung jawab menjaga kebersihan fasilitas publik merupakan kepentingan bersama, bukan semata-mata tugas satu instansi.
Hasilnya, kawasan pasar tampak lebih bersih dan tertata. Kehadiran aparat di tengah aktivitas masyarakat pun mendapat sambutan positif dari warga setempat.

Sinergi Lintas Institusi, Pengabdian yang Menyentuh Masyarakat
Kegiatan tersebut dihadiri Kasdim 1714/Puncak Jaya Mayor Inf Daniel Sine, Kepala Satpol PP Kabupaten Puncak Jaya Irwan Tabuni, S.STP., M.Sos., Danramil 1714-01/Puncak Jaya Lettu Inf Sugianto, serta Kasat Binmas Polres Puncak Jaya Iptu Yanto M. Swabra.
Dalam keterangannya, Mayor Inf Daniel Sine menegaskan bahwa kolaborasi TNI, Polri, dan pemerintah daerah merupakan bagian dari komitmen bersama untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami di sini TNI, Polri, dan Pemda selalu berkolaborasi menciptakan kebersihan bagi masyarakat. Kami hadir untuk masyarakat Kabupaten Puncak Jaya,” ungkapnya.
Sementara itu, Kasat Binmas Polres Puncak Jaya Iptu Yanto M. Swabra berharap kegiatan Jumat Bersih tidak berhenti sebagai agenda sesaat, tetapi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan berkembang menjadi kebiasaan positif di tengah masyarakat.
Kebersihan Pasar dan Kesadaran Kolektif
Secara sosial, pasar bukan sekadar tempat berlangsungnya transaksi ekonomi. Pasar juga merupakan ruang perjumpaan masyarakat, pusat aktivitas perdagangan, serta salah satu wajah pelayanan publik di suatu daerah.
Karena itu, kebersihan pasar memiliki hubungan erat dengan kenyamanan pedagang, pembeli, kesehatan lingkungan, dan kualitas kehidupan masyarakat.
Dari perspektif pembangunan daerah, kegiatan Jumat Bersih mengandung pesan penting bahwa keberhasilan menciptakan lingkungan yang sehat membutuhkan partisipasi kolektif. Kehadiran pemerintah dan aparat keamanan menjadi stimulus untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar tidak hanya menikmati fasilitas publik, tetapi juga ikut merawatnya.
Lebih jauh, kolaborasi tersebut memperlihatkan dimensi pengabdian yang humanis. Aparat tidak hanya hadir dalam fungsi keamanan dan ketertiban, tetapi juga mengambil bagian dalam aktivitas sosial yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Pada akhirnya, kebersihan lingkungan bukan sekadar persoalan sampah yang harus disingkirkan, melainkan cerminan kedisiplinan, kepedulian, dan kualitas budaya hidup bersama.
Melalui kegiatan Jumat Bersih di Pasar Sentral Agalomuni, TNI, Polri, dan Pemda Kabupaten Puncak Jaya memberikan pesan bahwa sinergitas terbaik adalah sinergitas yang dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.


