TOLITOLI – Forum silaturahmi dan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tolitoli digelar bersama Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Sulawesi Tengah, Pemerintah Daerah, unsur Forkopimda, serta para tokoh lintas agama. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 26 Januari 2026, pukul 08.00 WITA, bertempat di Aula Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tolitoli.
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Tolitoli Moh. Asrul Bantilan, S.Sos, Kapolres AKBP Raden Real Mahendra, S.H., S.I.K. Mewakili Komandan Pangkalan Angkatan Laut Tolitoli, Kapten Laut (E) Wahyu, Kasdim 1305/BT Kapten Inf Roy Kalalembang, Mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Tolitoli HAZAIRIN, S.H para ASN guru MAN Tolitoli, serta tokoh agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha.
Wakil Bupati Tolitoli Moh. Besar Bantilan dalam sambutannya menyampaikan bahwa kunjungan kerja Kepala Kanwil Kemenag Sulawesi Tengah merupakan momentum strategis dalam memperkuat sinergi kelembagaan antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama, khususnya dalam pembinaan ASN yang berorientasi pada integritas, profesionalisme, dan keteladanan moral.
Menurutnya, secara sosiologis, ASN Kemenag memiliki peran ganda sebagai pelayan publik sekaligus agen moderasi beragama.
“ASN Kemenag dituntut tidak hanya kompeten secara administratif, tetapi juga mampu menjadi role model dalam menjaga kerukunan umat beragama di tengah masyarakat multikultural,” ujarnya.
Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Tengah Dr. H. Junaidin, S.Ag., M.A., dalam kunjungan perdananya ke Tolitoli menegaskan bahwa pembinaan ASN merupakan bagian dari upaya sistemik meningkatkan kualitas sumber daya manusia berbasis nilai-nilai religius dan kebangsaan. Kakanwil menekankan pentingnya pendekatan moderasi beragama sebagai kerangka konseptual dalam menjaga stabilitas sosial dan kohesi nasional.
Forum silaturahmi dengan tokoh agama juga dinilai memiliki signifikansi strategis dalam perspektif pembangunan sosial. Peran tokoh agama, menurut Junaidin, sangat krusial dalam membimbing umat, meredam potensi konflik, serta membangun kesadaran kolektif akan pentingnya toleransi dan saling menghormati.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua FKUB Kabupaten Tolitoli beserta anggota, Ketua PWKI dan LPPD, para kepala madrasah negeri dan swasta, kepala KUA se-Kabupaten Tolitoli, Pokjawas, Pokjaluh, serta jajaran struktural Kantor Kemenag Tolitoli.
Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Tolitoli menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Kementerian Agama dan seluruh elemen keagamaan dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di bidang pembinaan mental-spiritual dan penguatan nilai persatuan.
Kegiatan ditutup dengan pesan kebersamaan bahwa silaturahmi dan pembinaan ASN bukan sekadar agenda seremonial, melainkan investasi sosial jangka panjang untuk mewujudkan masyarakat Tolitoli yang rukun, berakhlak mulia, dan berdaya saing.
Redaksi
“Tonton juga liputan videonya di YouTube Lentera Wayracana TV”
