KenteraWayracana.id | DONGGALA – Ruang publik kembali menemukan maknanya pada Minggu pagi (28/6/2026) ketika Polres Donggala menggelar kegiatan Car Free Day dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 di depan Kantor Bupati Donggala. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 Wita tersebut menghadirkan perpaduan antara olahraga, pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi, pelayanan kesehatan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

Momentum tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan menjelma menjadi ruang perjumpaan sosial yang mempertemukan pemerintah daerah, aparat keamanan, lembaga negara, pelaku UMKM, Bhayangkari, dan masyarakat dalam satu denyut kebersamaan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Donggala Fera Elena Laruni, SE, Wakil Bupati Donggala, Ketua DPRD Kabupaten Donggala, Kepala Kejaksaan Negeri Donggala, Perwira Penghubung Kodim 1306 mewakili Dandim 1306, Ketua Pengadilan Negeri Donggala, Ketua Pengadilan Agama Donggala, Komandan Pangkalan Angkatan Laut Palu bersama personel Pos Angkatan Laut Donggala, Ketua Bawaslu Kabupaten Donggala, Ketua KPU Kabupaten Donggala, Ketua ORARI Donggala, para pimpinan OPD Kabupaten Donggala, Kepala BPS, Kepala BPN, Kepala BNN, pimpinan perbankan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, unsur FKUB, purnawirawan, warakawuri, kelompok tani, Bhayangkari dan elemen masyarakat lainnya.

Pukul 06.15 Wita, kegiatan diawali dengan jalan santai bersama yang dipimpin Kapolres Donggala AKBP Angga Dewanto Basari, S.I.K. bersama Bupati Donggala dan diikuti seluruh tamu undangan serta masyarakat.

Langkah-langkah peserta yang menyusuri ruas jalan di kawasan pusat kota bukan sekadar aktivitas olahraga, melainkan simbol kebersamaan antara pemerintah, Polri dan masyarakat. Dalam perspektif sosiologis, ruang publik yang terbuka mampu memperkuat modal sosial (social capital) dan mempererat hubungan antarelemen masyarakat.

Suasana keakraban terlihat ketika Bupati Donggala dan Kapolres berjalan berdampingan bersama unsur Forkopimda, Bhayangkari dan masyarakat. Momentum tersebut menunjukkan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat tidak hanya dibangun melalui pendekatan hukum, tetapi juga melalui kedekatan emosional dan interaksi sosial.

Usai melaksanakan jalan santai, Bupati Donggala bersama Kapolres, Bhayangkari dan rombongan melaksanakan peninjauan stand pelayanan publik Polres Donggala yang dipusatkan di area Car Free Day.
Adapun pelayanan yang diperkenalkan kepada masyarakat meliputi:
Stand SDM tentang rekrutmen Polri.
Stand Satintelkam mengenai pelayanan SKCK Online.
- Stand Satreskrim tentang identifikasi kepolisian.
- Stand Satresnarkoba mengenai edukasi bahaya narkotika.
- Stand Satlantas tentang pelayanan SIM dan perpanjangan SIM.
- Stand kesehatan dengan pemeriksaan kesehatan gratis.
- Stand Samapta yang memperkenalkan perlengkapan Dalmas.
Peninjauan tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal lebih dekat berbagai layanan kepolisian yang selama ini tersedia. Pendekatan pelayanan di ruang terbuka menjadi gambaran transformasi Polri menuju institusi yang semakin humanis dan responsif.
Selesai mengunjungi stand pelayanan publik, Bupati Donggala bersama Kapolres, Bhayangkari dan rombongan melanjutkan kunjungan ke stand UMKM yang turut memeriahkan kegiatan Car Free Day.
Kehadiran pelaku UMKM menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut. Bupati dan Kapolres berdialog langsung dengan para pelaku usaha, meninjau produk yang dipamerkan serta memberikan dukungan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat.
Keterlibatan Bhayangkari dalam kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi kerakyatan sekaligus penguatan peran perempuan dalam pembangunan sosial dan ekonomi daerah.
Dalam perspektif ekonomi kerakyatan, kegiatan seperti ini memiliki efek berganda (multiplier effect). Kehadiran ribuan masyarakat mampu meningkatkan aktivitas transaksi, memperluas pemasaran produk lokal, serta memberikan ruang bagi UMKM untuk berkembang dan berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan masyarakat.
Selain pelayanan kepolisian dan pemberdayaan ekonomi, Polres Donggala juga membuka pelayanan kesehatan gratis yang mendapat perhatian masyarakat. Pemeriksaan kesehatan tersebut menjadi bagian dari pengabdian Polri di bidang sosial dan kemanusiaan.
Pukul 07.20 Wita, suasana semakin semarak ketika Bupati Donggala, Kapolres, Bhayangkari, unsur Forkopimda dan masyarakat melaksanakan senam zumba bersama yang diiringi penampilan Live Music Newbie Entertainment.
Irama musik, semangat olahraga, dan gelak tawa masyarakat menciptakan ruang interaksi yang mempererat hubungan emosional antara pemerintah, Polri dan masyarakat. Dalam dimensi sosial, kegiatan tersebut menjadi sarana membangun solidaritas dan memperkuat kebersamaan.
Polres Donggala juga melaksanakan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga kurang mampu.
Hari Bhayangkara ke-80 di Donggala akhirnya tidak hanya diperingati melalui seremoni, melainkan diwujudkan melalui pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat, kepedulian sosial, pelayanan kesehatan, serta ruang kebersamaan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Kegiatan Car Free Day berakhir pada pukul 10.00 Wita dalam keadaan aman, tertib dan kondusif.
(LW.id)

