LenteraWayracana.id — Ribuan prajurit dan masyarakat berbaur dalam satu lintasan, membawa pesan bahwa kekuatan bangsa tidak hanya dibangun melalui pertahanan, tetapi juga melalui kebersamaan, kesehatan, dan kepedulian sosial. Semangat itu tercermin dalam Pangandaran Run 2026 yang diikuti 5.070 peserta di Lapangan Bandara Nusawiru, Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (11/10/2026).

Kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI tersebut secara resmi dilepas Asisten Operasi Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun yang mewakili Panglima TNI. Ajang lari kategori 5 kilometer (5K) dan 10 kilometer (10K) ini menjadi ruang interaksi antara prajurit dan masyarakat melalui olahraga yang menjunjung sportivitas.

5.070 Peserta Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat
Dari total peserta, sebanyak 3.100 orang mengikuti kategori 5K dan 1.970 orang berlaga pada kategori 10K. Komposisinya terdiri atas 2.421 masyarakat sipil serta 2.649 personel TNI-Polri.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut memperlihatkan bahwa olahraga dapat menjadi medium sosial yang melampaui sekat institusi. Di lintasan yang sama, prajurit dan warga membangun kedekatan melalui pengalaman bersama, disiplin, dan semangat mencapai garis akhir.


Bakti Kesehatan dan Bantuan Sosial bagi Warga
Pangandaran Run 2026 tidak berhenti pada aktivitas olahraga. Panitia juga menghadirkan sunatan massal dan pemeriksaan kesehatan gratis dengan target pelayanan sebanyak 500 orang.



Dukungan sosial diperkuat melalui penyerahan dua unit ambulans dari PT Pegadaian. Selain itu, bantuan dari Mabes TNI mencakup 1.000 paket bantuan sosial serta 10 unit sepeda motor dan 2.150 paket bantuan sosial untuk masyarakat Cijulang, Pangandaran.

Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa peringatan hari jadi institusi pertahanan dapat menjadi momentum untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama melalui pelayanan kesehatan dan dukungan sosial.

Kedekatan dengan Rakyat sebagai Makna Pengabdian
Secara substantif, Pangandaran Run merefleksikan pendekatan kemanunggalan TNI dan rakyat melalui kegiatan yang partisipatif. Namun, nilai pentingnya tidak semata-mata terletak pada jumlah peserta atau bantuan yang disalurkan, melainkan pada keberlanjutan kepedulian setelah kegiatan berakhir.

Melalui olahraga dan aksi sosial, TNI menunjukkan upaya membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat. Semangat HUT ke-81 TNI pun menemukan maknanya dalam langkah nyata: menjaga kebersamaan, menumbuhkan budaya hidup sehat, dan memperluas manfaat pengabdian bagi rakyat. (LW.id)

