LenteraWayracana.id — Pantai Pandawa, Bali, menjadi ruang pertemuan antara semangat olahraga, kemanunggalan TNI dengan rakyat, dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita secara resmi membuka PRIMA Trail Run 2026, Sabtu (10/10/2026), dengan melibatkan sekitar 4.000 pelari dari berbagai kalangan.

PRIMA Trail Run 2026 Semarakkan HUT ke-81 TNI
Kegiatan yang berlangsung di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, tersebut digelar untuk memeriahkan HUT ke-81 TNI. Pembukaan dilakukan Wakil Panglima TNI bersama Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto.

Peserta berasal dari masyarakat umum, prajurit TNI-Polri, instansi pemerintahan, komunitas lari, hingga pelari mancanegara. Mereka mengikuti tiga kategori lomba, yakni 7 kilometer, 15 kilometer, dan 34 kilometer, dengan mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”.

Lebih dari sekadar kompetisi fisik, kegiatan ini menghadirkan olahraga sebagai medium interaksi sosial. Di tengah tantangan lintasan dan semangat mencapai garis finis, tumbuh ruang kebersamaan yang mempertemukan berbagai latar belakang dalam satu tujuan.

Olahraga, Pariwisata, dan Kepedulian Lingkungan
PRIMA Trail Run 2026 juga diarahkan untuk mendukung pengembangan sport tourism sekaligus mempromosikan potensi wisata Bali. Keindahan alam Pantai Pandawa menjadi daya tarik yang mempertemukan aktivitas olahraga dengan pengenalan destinasi wisata kepada peserta dari dalam dan luar negeri.
Rangkaian kegiatan turut diisi penanaman terumbu karang sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian ekosistem laut. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Panglima TNI bersama Asisten Perencanaan Umum (Asrenum) Panglima TNI, Pangdam IX/Udayana, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bali.
Dari perspektif pembangunan, perpaduan olahraga, pariwisata, dan konservasi mencerminkan pendekatan yang lebih luas terhadap peringatan hari besar institusi. Kehadiran TNI tidak hanya ditampilkan melalui simbol kedinasan, tetapi juga melalui kegiatan yang membuka ruang partisipasi publik dan kepedulian terhadap alam.
PRIMA Trail Run 2026 menjadi pengingat bahwa kekuatan institusi tidak semata-mata diukur dari kemampuan pertahanan, tetapi juga dari kedekatan dengan masyarakat serta kontribusi nyata bagi lingkungan. Semangat kebersamaan yang terbangun di lintasan diharapkan berlanjut menjadi kolaborasi dalam kehidupan sosial. (LW.id)

