Lentera Wayracana.id | MAMUJU – Panglima Kodam XXIII/Palaka Wira, J. Binsar Parluhutan Sianipar meresmikan Jembatan Garuda di Desa Bonda, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju, Senin (9/3/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari peluncuran pembangunan 218 titik Jembatan Garuda di berbagai wilayah Indonesia yang dilakukan secara serentak melalui video conference.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) dan diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program pembangunan jembatan ini merupakan inisiatif strategis untuk meningkatkan konektivitas wilayah, khususnya di daerah yang memiliki keterbatasan infrastruktur transportasi.
Dalam kesempatan itu, Pangdam XXIII/Palaka Wira menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda di Desa Bonda merupakan bentuk nyata kehadiran TNI Angkatan Darat dalam membantu mengatasi persoalan sosial dan infrastruktur yang dihadapi masyarakat.
Pangdam menjelaskan, personel Kodam XXIII/Palaka Wira melalui Kodim 1418/Mamuju telah membangun kembali jembatan yang melintasi Sungai Paniki. Infrastruktur tersebut sebelumnya mengalami kerusakan selama kurang lebih satu dekade sehingga tidak dapat digunakan dan menghambat mobilitas masyarakat.
Secara konseptual, pembangunan infrastruktur jembatan memiliki peran penting dalam meningkatkan konektivitas spasial dan integrasi ekonomi wilayah. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu memperlancar arus transportasi masyarakat, mempercepat distribusi barang, serta memudahkan akses anak-anak menuju fasilitas pendidikan.

“Dengan selesainya pembangunan Jembatan Garuda ini, diharapkan aktivitas masyarakat dapat berjalan lebih lancar, termasuk kegiatan ekonomi dan akses pendidikan bagi anak-anak di Desa Bonda,” ujar Pangdam.
Peresmian jembatan tersebut turut dihadiri oleh Kapolda Sulawesi Barat, Danrem 142/Tatag, Bupati Mamuju, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XXIII/Palaka Wira beserta jajaran pengurus.
Kepala Desa Bonda, Abd Wahab, bersama masyarakat dan para siswa yang hadir menyampaikan rasa syukur atas pembangunan jembatan tersebut. Mereka juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia atas perhatian pemerintah terhadap kebutuhan infrastruktur di wilayah pedesaan.
Program pembangunan jembatan gantung ini sekaligus menegaskan komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung percepatan pembangunan nasional. Selain menjalankan fungsi pertahanan negara, TNI juga berperan dalam mendukung pembangunan berbasis kewilayahan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
(LW.id)

