Tolitoli, LenteraWayracana.id | – Di tengah musim kemarau yang mulai memperlihatkan dampaknya terhadap ketersediaan air bersih, jajaran Polsek Dako Pemean bersama Pemerintah Desa Kapas dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tolitoli menunjukkan respons cepat melalui aksi kemanusiaan. Sebanyak 1.500 liter air bersih disalurkan kepada warga yang terdampak kekeringan di Desa Kapas, Kecamatan Dako Pemean, Jumat (7/8/2026).
Penyaluran bantuan dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Desa Kapas, Bripka Sawaluddin Ebo, yang berkolaborasi dengan pemerintah desa serta personel BPBD Kabupaten Tolitoli. Bantuan didistribusikan ke tiga wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan air, yakni Dusun I Melati, Dusun II Mawar, dan Dusun III Pagasinan.
Kehadiran Polsek Dako Pemean dalam kegiatan tersebut menjadi representasi nyata bahwa tugas kepolisian tidak hanya berorientasi pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir sebagai mitra sosial yang mampu menjawab kebutuhan kemanusiaan di tengah situasi darurat. Sinergi lintas sektor ini memperlihatkan bahwa pelayanan publik yang efektif lahir dari kolaborasi yang harmonis antara aparat negara dan pemerintah daerah.
Di balik distribusi ribuan liter air bersih, tersimpan kisah ketangguhan masyarakat yang berupaya beradaptasi dengan perubahan kondisi alam. Menghadapi ancaman kekeringan, warga Desa Kapas berinisiatif membuat sumur suntik sebagai solusi alternatif untuk memperoleh sumber air. Langkah tersebut mencerminkan daya lenting (resilience) masyarakat dalam menghadapi tekanan lingkungan sekaligus menunjukkan bahwa mitigasi bencana tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah, tetapi juga pada inovasi dan gotong royong warga.
Secara ilmiah, fenomena kekeringan merupakan konsekuensi menurunnya cadangan air permukaan dan air tanah akibat berkurangnya intensitas hujan dalam periode tertentu. Oleh karena itu, penyediaan air bersih menjadi kebutuhan mendesak untuk menjaga kesehatan masyarakat, sanitasi lingkungan, serta keberlangsungan aktivitas sehari-hari.

Kegiatan penyaluran air bersih berlangsung sejak pukul 08.00 WITA hingga 18.00 WITA dan berjalan dengan aman, tertib, serta kondusif.
(LW.ID)

