PINRANG, LenteraWayracana.id – Transformasi digital di sektor pembayaran terus menemukan ruang tumbuh di daerah. Di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, geliat tersebut ditandai dengan digelarnya Gala Lunch SAKU SULTAN melalui program DigitalTalk, Selasa (26/8/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Platform Pembayaran Digital Karya Putra Sulawesi Selatan” itu memperkenalkan SAKU SULTAN sebagai sebuah inovasi pembayaran digital karya anak daerah yang diarahkan untuk memperkuat ekosistem transaksi non-tunai, baik di lingkungan pemerintahan, layanan publik maupun sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Pinrang yang mewakili Bupati Pinrang H. A. Irwan Hamid, S.Sos., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pinrang. Hadir pula perwakilan Kapolres Pinrang, Dandim 1404, Ketua DPRD, jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), pelaku UMKM serta sejumlah undangan.
Dalam perspektif pembangunan daerah, digitalisasi pembayaran bukan semata-mata soal mengubah uang tunai menjadi transaksi elektronik. Lebih jauh, ia merupakan bagian dari rekayasa tata kelola ekonomi agar transaksi berlangsung lebih cepat, tercatat, transparan dan akuntabel.
Wakil Bupati Pinrang menyampaikan apresiasi terhadap hadirnya platform digital yang lahir dari kreativitas putra Sulawesi Selatan. Pemerintah Kabupaten Pinrang, kata dia, memberikan dukungan terhadap inovasi tersebut karena dinilai sejalan dengan agenda percepatan digitalisasi daerah dan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETP).

“Pemerintah Kabupaten Pinrang sangat mendukung hadirnya platform digital karya anak daerah sendiri. Ini adalah langkah maju untuk mewujudkan transaksi yang transparan, efisien, dan akuntabel, serta mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Pinrang,” ujar Wakil Bupati dalam sambutannya.
Dari Transaksi Tunai Menuju Ekosistem Digital
Kehadiran SAKU SULTAN memperlihatkan bahwa transformasi digital semakin bergerak dari pusat-pusat teknologi menuju daerah. Inovasi lokal memiliki peluang untuk menjadi instrumen yang mempertemukan kebutuhan pemerintah, masyarakat dan pelaku ekonomi dalam satu ekosistem transaksi.
Bagi UMKM, digitalisasi pembayaran dapat menjadi pintu masuk menuju aktivitas ekonomi yang lebih terdokumentasi. Riwayat transaksi, misalnya, dapat menjadi bagian dari jejak ekonomi yang membantu pelaku usaha memahami pola penjualan sekaligus membuka peluang pengembangan usaha berbasis data.
Sementara bagi pemerintah daerah, elektronifikasi transaksi memiliki dimensi tata kelola yang lebih luas. Setiap transaksi yang terdokumentasi secara digital berpotensi memperkuat transparansi sekaligus mengurangi ketergantungan pada mekanisme pembayaran tunai.
Namun, transformasi digital juga membutuhkan lebih dari sekadar kehadiran sebuah platform. Literasi digital, keamanan transaksi, kemudahan penggunaan, interoperabilitas sistem serta kepercayaan masyarakat menjadi fondasi yang menentukan keberlanjutan sebuah ekosistem pembayaran.
Karena itu, momentum Gala Lunch SAKU SULTAN di Pinrang dapat dibaca sebagai langkah awal membangun jembatan antara inovasi teknologi dan kebutuhan riil masyarakat.
Pinrang dan Harapan Menjadi Pionir
Kabupaten Pinrang memiliki peluang untuk mengambil posisi strategis dalam perkembangan ekonomi digital di Sulawesi Selatan. Ketika pemerintah daerah, pelaku usaha dan masyarakat bergerak dalam arah yang sama, digitalisasi tidak berhenti sebagai jargon teknologi, melainkan dapat menjelma menjadi instrumen produktivitas ekonomi.
SAKU SULTAN diharapkan mampu mendorong terbentuknya ekosistem pembayaran digital yang lebih menyeluruh di Pinrang. Harapan tersebut sekaligus menempatkan inovasi karya putra daerah pada tantangan yang lebih besar: membuktikan bahwa teknologi lokal mampu menjawab kebutuhan lokal dengan standar layanan yang kompetitif.
Pada akhirnya, digitalisasi bukan hanya tentang layar ponsel, kode QR atau aplikasi pembayaran. Di balik teknologi itu terdapat cita-cita yang lebih substantif—membangun sistem transaksi yang lebih efisien, membuka ruang pertumbuhan bagi UMKM, dan menghadirkan tata kelola ekonomi daerah yang semakin transparan.
Sumber: Bahan informasi kegiatan Gala Lunch SAKU SULTAN di Kabupaten Pinrang.
LenteraWayracana.id | Mamad

