Lenterawayracana.id | BAOLAN, Tolitoli — Upaya meningkatkan mutu pendidikan Al-Qur’an di tingkat nonformal terus dilakukan oleh Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) BKPRMI Kecamatan Baolan. Untuk pertama kalinya, melalui Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (LPPTKA), BKPRMI Baolan akan melaksanakan Ulangan/Ujian Semester Genap secara serentak bagi seluruh santri TKA, TPA, dan TQA Tahun Pelajaran 2025/2026.
Program yang dijadwalkan berlangsung pada 8 hingga 13 Juni 2026 tersebut menjadi tonggak penting dalam penguatan sistem evaluasi pembelajaran santri di seluruh unit TKA-TPA-TQA binaan LPPTKA BKPRMI Kecamatan Baolan. Meski pendidikan Al-Qur’an berada pada jalur pendidikan nonformal, pelaksanaan ujian serentak ini menunjukkan komitmen pengelola dalam menerapkan standar pembinaan yang lebih terukur dan berkelanjutan.
Secara deskriptif, pelaksanaan ujian serentak bukan sekadar agenda akademik tahunan. Kegiatan ini menjadi instrumen evaluasi yang memungkinkan adanya kesamaan standar penilaian antarunit pendidikan Al-Qur’an. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan kualitas pembelajaran santri tetap terjaga dan berkembang sesuai target kurikulum yang diterapkan.
Ketua Umum DPK BKPRMI Kecamatan Baolan, Ghufron Arsyah Prawira S Sos, mengatakan bahwa ujian semester genap serentak merupakan bagian dari ikhtiar kolektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur’an di wilayah Kecamatan Baolan.
Menurutnya, ujian tidak hanya menjadi sarana mengukur capaian belajar santri, tetapi juga momentum memperkuat budaya disiplin, tanggung jawab, dan semangat belajar dalam membentuk generasi Qur’ani.

“Pelaksanaan ujian semester genap serentak ini merupakan ikhtiar bersama untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pembinaan santri di seluruh TKA-TPA-TQA binaan LPPTKA BKPRMI Kecamatan Baolan. Selain menjadi sarana evaluasi hasil belajar santri, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menyatukan standar penilaian dan meningkatkan mutu pendidikan Al-Qur’an secara berkelanjutan,” ujar Ghufron.
Lebih lanjut, ia berharap seluruh santri dapat mengikuti proses ujian dengan sungguh-sungguh sebagai bagian dari pembentukan karakter yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.
Dari sisi teknis pelaksanaan, Ketua Panitia Ujian Semester Genap Serentak, Sumiati, menjelaskan bahwa berbagai tahapan persiapan telah dilakukan secara intensif bersama para kepala unit serta ustaz dan ustazah pengajar.
Koordinasi yang dilakukan mencakup penyusunan jadwal, kesiapan perangkat ujian, hingga mekanisme pelaksanaan di masing-masing unit pendidikan. Langkah tersebut bertujuan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, lancar, dan sesuai pedoman yang telah ditetapkan.
“Alhamdulillah, seluruh persiapan terus dimatangkan sehingga pelaksanaan kegiatan diharapkan dapat berjalan dengan baik dan sesuai target yang telah direncanakan,” jelas Sumiati.
Tidak hanya ujian tulis, setelah rangkaian evaluasi akademik selesai, para santri juga akan mengikuti ujian praktik yang dilaksanakan oleh masing-masing unit. Ujian tersebut mencakup kemampuan membaca Al-Qur’an, hafalan surah dan doa harian, praktik ibadah, serta kompetensi lain sesuai jenjang pembelajaran.
Pendekatan evaluasi yang memadukan aspek teori dan praktik dinilai lebih komprehensif dalam mengukur perkembangan kemampuan santri. Hal ini sejalan dengan tujuan pendidikan Al-Qur’an yang tidak hanya menekankan penguasaan materi, tetapi juga implementasi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Direktur LPPTKA DPD BKPRMI Kabupaten Tolitoli, Harianto, memberikan apresiasi atas inisiatif DPK BKPRMI Kecamatan Baolan yang berhasil menghadirkan program ujian semester genap serentak untuk pertama kalinya.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan inovasi positif dalam membangun tata kelola pendidikan Al-Qur’an yang lebih profesional, terstruktur, dan akuntabel.
“Program ujian semester genap serentak ini merupakan langkah progresif yang patut didukung karena menjadi bagian dari upaya membangun sistem pembinaan yang lebih baik dan terukur,” ungkap Harianto.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan pendidikan Al-Qur’an membutuhkan sinergi seluruh pihak, mulai dari pengurus, tenaga pendidik, orang tua santri hingga masyarakat.
Di balik pelaksanaan ujian ini tersimpan harapan besar lahirnya generasi Qur’ani yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga menjadikan nilai-nilainya sebagai pedoman dalam kehidupan sosial, pendidikan, dan pembangunan daerah.
Melalui pelaksanaan Ulangan/Ujian Semester Genap Serentak Tahun Pelajaran 2025/2026, BKPRMI Kecamatan Baolan berharap dapat memperkuat kualitas tata kelola pendidikan Al-Qur’an, meningkatkan kompetensi santri, serta mempererat kolaborasi antarunit TKA-TPA-TQA dalam mewujudkan pembinaan generasi Islam yang unggul dan berkarakter.
Sumber: DPK BKPRMI Kecamatan Baolan dan LPPTKA BKPRMI Kabupaten Tolitoli.
(LW.id)
