Lenterawayracana.id | TOLITOLI – Sinergitas TNI dan Polri kembali diperlihatkan dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui patroli gabungan penertiban knalpot brong dan balap liar yang dilaksanakan di wilayah Kabupaten Tolitoli, Sabtu (31/5/2026) dini hari.
Kegiatan yang dimulai pukul 00.00 Wita tersebut diawali dengan apel kesiapan di halaman Polsek Baolan. Patroli dipimpin langsung oleh Kapolsek Baolan, Iptu Samir Muhammad SH, MH, dan dihadiri sejumlah perwira TNI-Polri, di antaranya Kapten Inf Eko Wahyudi selaku Pasi Intel Kodim 1305/Buol-Tolitoli, Kapten CPL Edy Syafar selaku Danramil 1305-01/Baolan, serta Peltu Azkar selaku Danunit Intel Kodim 1305/Buol-Tolitoli.

Turut terlibat dalam patroli tersebut personel gabungan dari Polsek Baolan, Kodim 1305/BT, dan unsur lalu lintas Polres Tolitoli sebagai bentuk kolaborasi lintas institusi dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Dalam arahannya saat apel, Kapolsek Baolan Iptu Samir Muhammad SH, MH menegaskan bahwa patroli gabungan merupakan bentuk komitmen bersama aparat keamanan dalam menciptakan ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat.
“Penggunaan knalpot brong tidak hanya mengganggu kenyamanan warga, khususnya pada malam hari, tetapi juga sering menjadi pemicu pelanggaran lalu lintas dan gangguan kamtibmas lainnya. Oleh karena itu, patroli ini dilaksanakan sebagai langkah preventif sekaligus edukatif kepada masyarakat,” ujar Iptu Samir.
Kapolsek juga menekankan kepada seluruh personel agar mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, dan profesional selama pelaksanaan tugas di lapangan.
Sementara itu, Kapten Inf Eko Wahyudi, Pasi Intel Kodim 1305/BT, menilai bahwa keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergi seluruh elemen masyarakat dan aparat.
“Kolaborasi TNI dan Polri dalam patroli gabungan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Kami berharap masyarakat turut berpartisipasi menjaga ketertiban dengan mematuhi aturan lalu lintas serta menghindari aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Danramil 1305-01/Baolan Kapten CPL Edy Syafar mengatakan bahwa penggunaan knalpot brong dan aksi balap liar tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan pengendara maupun pengguna jalan lainnya.

“Keselamatan merupakan aspek yang tidak bisa ditawar. Karena itu, kami mendukung penuh langkah-langkah preventif yang dilakukan bersama Polri untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” katanya.
Usai apel, personel gabungan bergerak menuju sejumlah titik yang menjadi sasaran patroli, yakni Jalan Usman Binol di kawasan Jalur II Lampu Merah Kelurahan Baru, Jalan Moh. Bantilan di sekitar Tugu Bundaran Cengkeh, serta kawasan Taman Kota di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Panasakan.
Ketiga lokasi tersebut selama ini dikenal sebagai titik berkumpulnya para pengendara kendaraan bermotor pada malam hari dan rawan dijadikan arena balap liar.
Setibanya di lokasi sekitar pukul 00.30 Wita, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis. Selain penindakan, aparat juga memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga ketertiban berlalu lintas.
Dalam perspektif ilmiah, kebisingan yang dihasilkan knalpot brong merupakan salah satu bentuk polusi suara yang dapat memengaruhi kenyamanan lingkungan sosial. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa paparan kebisingan berlebihan dapat berdampak pada kualitas istirahat masyarakat, menimbulkan stres, hingga mengurangi kualitas hidup warga yang tinggal di sekitar kawasan padat aktivitas.
Karena itu, patroli gabungan tidak hanya dimaknai sebagai penegakan hukum semata, tetapi juga sebagai upaya membangun budaya disiplin dan kesadaran kolektif dalam menjaga ruang publik yang nyaman bagi semua pihak.
Terhadap pengendara yang terbukti menggunakan knalpot brong, petugas memberikan teguran, melakukan pendataan, serta mengamankan knalpot tersebut sebagai barang bukti sesuai ketentuan yang berlaku.
Kegiatan patroli berakhir sekitar pukul 02.25 Wita dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan kamtibmas yang menonjol selama pelaksanaan operasi berlangsung.
Melalui patroli gabungan ini, TNI dan Polri berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas serta berperan aktif menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan demi terciptanya Kabupaten Tolitoli yang aman, tertib, dan harmonis.
(LW.id)
