Lenterawayracana.id | PINRANG — Dinamika organisasi tidak hanya ditentukan oleh struktur dan program kerja, tetapi juga oleh kualitas hubungan interpersonal antaranggota. Hal inilah yang tercermin dalam kegiatan kebersamaan Dewan Perwakilan Cabang Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPC PPWI) Kabupaten Pinrang yang berlangsung di kawasan wisata Pantai Ammani, Desa Matirotasi, Kecamatan Mattiro Sompa, Minggu (5/4/2026).
Dalam suasana pesisir yang tenang dengan panorama laut yang terbentang luas, para pengurus dan anggota PPWI Pinrang memanfaatkan momentum ini sebagai ruang interaksi sosial yang lebih cair. Secara deskriptif, kegiatan ini tidak sekadar rekreasi, melainkan menjadi medium penguatan kohesi sosial, sebuah konsep dalam kajian organisasi yang merujuk pada tingkat keterikatan dan solidaritas antarindividu dalam kelompok.
Secara naratif faktual, kegiatan berlangsung di rumah makan Hadrus yang berada di tepi Pantai Ammani. Tawa ringan, diskusi santai, hingga pertukaran gagasan mengalir alami di antara anggota. Interaksi semacam ini memiliki nilai strategis dalam membangun komunikasi informal yang sering kali lebih efektif dibanding forum resmi.
Rusman, Bendahara DPC PPWI Pinrang, menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki tujuan yang jelas.
“Kegiatan ini untuk menjalin silaturahmi dan memperkuat kebersamaan antara pengurus dan anggota DPC PPWI Pinrang,” ujarnya kepada awak media.
Dari perspektif human interest, kebersamaan ini menghadirkan sisi lain dari kehidupan organisasi: kehangatan, rasa memiliki, dan kedekatan emosional. Di tengah rutinitas peliputan dan aktivitas jurnalistik yang kerap menuntut mobilitas tinggi, momen seperti ini menjadi ruang jeda yang bernilai psikologis bagi para anggota.

Secara analitis, kegiatan nonformal seperti ini berkontribusi pada peningkatan loyalitas anggota dan efektivitas kerja tim. Hubungan yang kuat di luar konteks formal organisasi terbukti mampu menciptakan kepercayaan (trust) yang menjadi fondasi utama dalam kolaborasi profesional.
Para peserta pun mengaku kegiatan tersebut meninggalkan kesan mendalam. Mereka berharap kebersamaan yang terbangun tidak hanya menjadi kenangan, tetapi juga menjadi energi kolektif untuk mendorong kinerja organisasi ke arah yang lebih baik.
(Mamad)
