Lenterawayracana.id | Tolitoli – Upaya menekan praktik balap liar yang kian meresahkan masyarakat terus dilakukan aparat kepolisian. Pada Sabtu (19/4/2026) sekitar pukul 12.00 WITA, Polres Tolitoli bersama Polsek Baolan menggelar apel gabungan di Mako Polsek Baolan, Jalan WR Supratman, Kelurahan Baru, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli.
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolsek Baolan, IPTU Subroto, dan diikuti personel gabungan dari Polres Tolitoli serta jajaran Polsek Baolan. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat koordinasi lintas satuan untuk mengantisipasi aksi balap liar yang kerap terjadi, khususnya pada malam hari dan akhir pekan.

Secara deskriptif, apel berlangsung tertib dengan penekanan pada kesiapsiagaan personel. Namun secara analitis, kegiatan ini mencerminkan respons institusional terhadap fenomena sosial yang lebih kompleks. Balap liar bukan sekadar pelanggaran lalu lintas, melainkan perilaku berisiko tinggi yang dipengaruhi faktor psikologis remaja, kebutuhan akan eksistensi, hingga minimnya ruang ekspresi yang aman.
Dalam perspektif ilmiah populer, balap liar dapat dikategorikan sebagai “risk-taking behavior” atau perilaku pengambilan risiko yang umum terjadi pada kelompok usia muda. Tanpa pengawasan dan edukasi yang memadai, aktivitas ini berpotensi meningkatkan angka kecelakaan lalu lintas, bahkan fatalitas di jalan raya.
“Apel gabungan ini merupakan bentuk kesiapan kami dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, khususnya balap liar,” ujar IPTU Subroto dalam arahannya.
Usai apel, personel gabungan langsung dijadwalkan melaksanakan patroli bersama di sejumlah titik rawan. Patroli ini tidak hanya bersifat preventif, tetapi juga bertujuan membangun rasa aman di tengah masyarakat, terutama pengguna jalan yang kerap merasa terganggu oleh aksi kebut-kebutan tersebut.
Dari sisi human interest, kehadiran aparat di lapangan menjadi harapan bagi warga. Sejumlah masyarakat mengaku resah dengan suara bising knalpot dan aksi berbahaya para pelaku balap liar yang kerap membahayakan pengguna jalan lain.

Dengan sinergi yang dibangun melalui apel gabungan ini, diharapkan potensi gangguan keamanan dapat ditekan, sekaligus menciptakan ruang publik yang lebih aman, tertib, dan manusiawi di wilayah hukum Polres Tolitoli.
(LW.id)
