Banjarbaru, LenteraWayracana.id | — Peringatan Hari Bakti ke-79 TNI Angkatan Udara Tahun 2026 tidak semata menjadi ruang untuk mengenang jejak pengabdian dan sejarah perjuangan para pendahulu. Di Lanud Sjamsudin Noor, momentum tersebut diterjemahkan ke dalam tindakan sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan keluarga besar purnawirawan TNI Angkatan Udara.

Semangat itu diwujudkan melalui kegiatan anjangsana yang dilaksanakan pada Rabu dan Kamis, 29–30 Juli 2026, dengan menyambangi sejumlah panti asuhan di Kota Banjarbaru serta kediaman purnawirawan TNI AU yang tergabung dalam PPAU Cabang 41 Banjarmasin.

Kegiatan dipimpin langsung Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., didampingi Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 13/D.II Lanud Sjamsudin Noor, Ny. Yana Ambarita, para pengurus, para Kepala Dinas dan Pejabat List A, serta personel Lanud Sjamsudin Noor

Salah satu titik kunjungan berada di Panti Asuhan Ar-Rohmah Banjarbaru. Di tempat tersebut, Danlanud Sjamsudin Noor secara simbolis menyerahkan bantuan sosial kepada pengurus panti sebagai bentuk kepedulian sekaligus ungkapan tali kasih kepada anak-anak yatim.
Kehadiran rombongan Lanud Sjamsudin Noor disambut hangat oleh pengurus dan anak-anak panti. Senyum dan antusiasme yang muncul dalam pertemuan tersebut menjadi gambaran sederhana bahwa kepedulian sosial tidak selalu hadir dalam bentuk yang besar, tetapi dapat bermakna ketika diberikan dengan ketulusan.

Secara terpisah, rombongan Lanud Sjamsudin Noor juga mengunjungi empat panti asuhan lainnya, yakni Panti Asuhan Akhlak Mulia Landasan Ulin, Gray Yatim Landasan Ulin, Rumah Yatim Banjarbaru, dan Sahabat Yatim Banjarbaru.
Bantuan yang disalurkan dalam rangkaian anjangsana tersebut bukan sekadar pemenuhan kebutuhan material. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi medium untuk membangun komunikasi sosial dan memperkuat jalinan silaturahmi antara keluarga besar TNI AU dengan masyarakat.
Dalam perspektif sosial, kehadiran institusi negara di tengah kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian memiliki nilai strategis. Interaksi langsung mampu membangun kedekatan emosional, sekaligus menegaskan bahwa pengabdian kepada bangsa tidak berhenti pada pelaksanaan tugas kedinasan, tetapi juga menyentuh dimensi kemanusiaan.
Menyapa Para Senior, Merawat Ingatan Pengabdian
Kepedulian Lanud Sjamsudin Noor kemudian berlanjut kepada para purnawirawan TNI AU. Rombongan mengunjungi kediaman Serma (Purn) Priyono dan Pns (Purn) Siti Nurpindah, anggota PPAU Cabang 41 Banjarmasin yang tengah mengalami sakit dan menjalani perawatan.
Kunjungan tersebut memiliki makna tersendiri. Di balik seragam yang telah lama ditanggalkan, terdapat perjalanan panjang pengabdian yang menjadi bagian dari sejarah institusi TNI Angkatan Udara.
Dalam suasana penuh keakraban, Danlanud Sjamsudin Noor menyampaikan penghargaan atas dedikasi dan pengabdian para purnawirawan. Tali asih diberikan sebagai wujud perhatian, disertai doa dan dukungan moril agar keduanya memperoleh kekuatan serta segera diberikan kesembuhan.
Bagi keluarga besar TNI AU, perhatian kepada para purnawirawan merupakan bentuk penghormatan terhadap mata rantai sejarah. Pengabdian generasi terdahulu menjadi fondasi moral bagi generasi penerus dalam melanjutkan tugas menjaga kehormatan dan kepentingan bangsa.
Hari Bakti sebagai Aktualisasi Nilai Pengabdian
Rangkaian anjangsana tersebut memperlihatkan bahwa Hari Bakti TNI Angkatan Udara memiliki dimensi yang lebih luas daripada sekadar seremoni peringatan. Nilai-nilai pengabdian diterjemahkan melalui tindakan konkret: berbagi, menyapa, mendengar, dan hadir bersama mereka yang membutuhkan.
Pendekatan semacam ini memperkuat wajah humanis institusi pertahanan. Di tengah tuntutan profesionalisme dan kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas, kepedulian sosial tetap menjadi bagian penting dari karakter pengabdian prajurit.
Senyum anak-anak panti dan perjumpaan hangat dengan para purnawirawan menjadi simbol bahwa pengabdian memiliki banyak wajah. Ada tugas yang dijalankan di ruang operasi, tetapi ada pula pengabdian yang tumbuh melalui sentuhan kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama.
Melalui kegiatan tersebut, Lanud Sjamsudin Noor menegaskan bahwa semangat Hari Bakti TNI Angkatan Udara terus dihidupkan dalam konteks kekinian: menjaga silaturahmi, memperkuat solidaritas sosial, serta merawat nilai kekeluargaan di lingkungan keluarga besar TNI AU dan masyarakat.
Pada akhirnya, makna Hari Bakti bukan hanya tentang mengenang masa lalu, melainkan bagaimana nilai perjuangan itu terus diberi kehidupan melalui kerja nyata pada hari ini. Semangat tersebut sejalan dengan tema Hari Bakti ke-79 TNI Angkatan Udara, “Bakti TNI Angkatan Udara untuk Indonesia Maju.”
Sumber: Pen Lanud Sjamsudin Noor. (LW.ID)

