Palu — Kontingen Panahan Tradisional Kabupaten Tolitoli kembali mencatatkan capaian positif pada ajang Open Tournament Qurrota A’yun Student Archery Competition (QASAC) yang digelar di Kota Palu, Sabtu (1/2/2026).
Atlet binaan Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Memanah Tolitoli sukses menembus podium dan menunjukkan konsistensi performa di level regional.
Pada kompetisi yang diikuti pelajar dari berbagai daerah tersebut, atlet Tolitoli berhasil meraih Juara I dan Juara IV pada kategori pelajar.
Hasil ini mencerminkan efektivitas pola pembinaan atlet usia dini yang berorientasi pada peningkatan kemampuan motorik, konsentrasi, serta koordinasi mata dan tangan, aspek fundamental dalam cabang olahraga panahan.
Di kategori SMP, Moh. Al Fikri, siswa SMP Integral Tolitoli, tampil dominan dan berhasil menyabet Juara I. Sementara itu, Moh. Asyraf, siswa SDN Pembina Tolitoli, menempati posisi Juara IV, menambah daftar prestasi kontingen Tolitoli pada kejuaraan tersebut.
Menurut keterangan resmi Pordasi Memanah Kabupaten Tolitoli, capaian ini merupakan hasil dari latihan berkelanjutan yang mengedepankan prinsip sport science, khususnya pada penguatan teknik dasar, stabilitas postur, serta pengendalian psikologis atlet saat bertanding.
Prestasi tersebut diharapkan menjadi stimulus positif bagi pengembangan panahan tradisional di Kabupaten Tolitoli, sekaligus memotivasi atlet muda lainnya untuk terus meningkatkan kapasitas dan daya saing pada kejuaraan berikutnya, baik di tingkat regional maupun nasional.



