Bogor — Bupati Toli-Toli, H. Amran H. Yahya, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat. Forum nasional ini mengusung tema “Perkuat Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045” sebagai langkah strategis menyatukan arah kebijakan pembangunan nasional dan daerah.
Rakornas diikuti 4.453 peserta yang terdiri atas Menteri Kabinet, pimpinan lembaga negara, Gubernur, Bupati, Wali Kota se-Indonesia, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi lintas pemerintahan guna mempercepat implementasi program prioritas nasional secara terintegrasi.
Secara konseptual, Rakornas menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan publik dan koordinasi intergovernmental antara pusat dan daerah. Pendekatan ini dinilai krusial untuk menjawab isu strategis nasional, mulai dari pemerataan pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga penguatan daya saing daerah dalam kerangka pembangunan berkelanjutan (sustainable development).
Melalui forum ini, diharapkan setiap kebijakan yang dirumuskan pemerintah pusat dapat diterjemahkan secara operasional di tingkat daerah, berbasis kebutuhan lokal dan prinsip efektivitas implementasi kebijakan. Harmonisasi tersebut menjadi prasyarat agar target pembangunan nasional dapat dicapai secara optimal dan tepat sasaran.
Kehadiran Bupati Toli-Toli dalam Rakornas tersebut mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Toli-Toli untuk berperan aktif mendukung agenda pembangunan nasional sekaligus memperkuat kontribusi daerah dalam mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045. Sinergi pusat dan daerah dipandang sebagai faktor determinan keberhasilan pembangunan yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah berharap Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 mampu menghasilkan kesepahaman serta langkah konkret dalam pelaksanaan program prioritas Presiden, sehingga pembangunan nasional berjalan berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing global, menuju Indonesia yang maju, berdaulat, dan sejahtera pada tahun 2045.

Sumber: Dinas Kominfo Santik Kabupaten Toli-Toli
(REDAKSI)
