LenteraWayracana.id | TOLI-TOLI — Semangat kolaborasi lintas sektor tampak menguat di Kabupaten Toli-Toli saat kegiatan Gerakan Indonesia Asri resmi dibuka oleh Bupati Toli-Toli, H. Amran H. Yahya, Jumat pagi (8/5/2026) pukul 07.00 WITA di kawasan Bundaran Tugu Cengkeh.
Kegiatan yang menjadi bagian dari gerakan kolektif menjaga kebersihan lingkungan itu dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintah daerah, aparat TNI-Polri, hingga petugas kebersihan lapangan. Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 1305/BT Aryanto Rolando S.I.P, Danlanal Toli-Toli Letkol Laut (P) A.R. Gazali, Kapolres Toli-Toli Raden Real Mahendra SH. S.I.K, para asisten bupati, kepala OPD, Camat Baolan Andi Irmayanti, serta personel gabungan dari berbagai instansi.
Puluhan armada pengangkut sampah dan bentor sampah turut disiagakan oleh Dinas Lingkungan Hidup sebagai bagian dari dukungan operasional kegiatan. Setelah seremoni pembukaan, seluruh peserta bergerak menuju titik-titik yang telah ditentukan panitia untuk melaksanakan aksi bersih lingkungan secara serentak.
Dalam pendekatan pembangunan modern, kebersihan lingkungan bukan sekadar urusan estetika kota, melainkan bagian dari indikator kualitas hidup masyarakat. Ruang publik yang bersih berkontribusi terhadap kesehatan sosial, pengendalian pencemaran, hingga penguatan kesadaran ekologis warga.
Gerakan Indonesia Asri di Toli-Toli menjadi gambaran bahwa penanganan lingkungan membutuhkan kerja kolektif dan keterlibatan aktif seluruh elemen. Kehadiran aparat TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga petugas kebersihan dalam satu barisan menunjukkan bahwa isu lingkungan kini dipandang sebagai tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas teknis instansi tertentu.


Di tengah aktivitas pagi yang mulai ramai, suasana Bundaran Tugu Cengkeh berubah menjadi ruang gotong royong terbuka. Para peserta tampak menyebar membawa peralatan kebersihan menuju lokasi masing-masing. Sebagian mengangkut sampah, sebagian lainnya membersihkan drainase dan fasilitas umum.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum membangun kesadaran masyarakat bahwa perubahan besar terhadap lingkungan sering kali dimulai dari langkah sederhana: menjaga kebersihan di sekitar tempat tinggal sendiri.
(LW.ID)

