LenteraWayracana.id | Tolitoli — Upaya menjaga ketertiban dan keselamatan berlalu lintas terus digencarkan oleh jajaran Polres Tolitoli. Pada malam Minggu, personel gabungan dari Satuan Sabhara dan Satlantas Polres Tolitoli melaksanakan patroli rutin untuk mengantisipasi maraknya aksi balapan liar yang kerap meresahkan masyarakat.

Kegiatan patroli tersebut dipimpin oleh Aiptu Masyuri bersama sejumlah personel yang menyisir titik-titik rawan di wilayah kota. Dalam pendekatan deskriptif-analitis, patroli ini tidak hanya bersifat represif, tetapi juga preventif, mengedepankan kehadiran polisi sebagai bentuk kontrol sosial di ruang publik.
Secara faktual, balapan liar merupakan fenomena yang sering terjadi pada akhir pekan, khususnya malam hari, ketika intensitas lalu lintas cenderung menurun. Kondisi ini dimanfaatkan oleh sekelompok remaja untuk melakukan aksi adu kecepatan tanpa memperhatikan aspek keselamatan. Dalam perspektif ilmiah populer, perilaku ini dapat dikaitkan dengan faktor psikologis remaja yang cenderung mencari sensasi (sensation seeking) serta kebutuhan akan pengakuan sosial.
“Patroli ini kami lakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami juga mengimbau kepada para remaja agar tidak terlibat dalam balapan liar yang membahayakan diri sendiri dan orang lain,” ujar Aiptu Masyuri di sela kegiatan.
Pendekatan human interest terlihat dari interaksi persuasif antara petugas dan para remaja yang masih berkumpul di sejumlah lokasi. Petugas tidak hanya membubarkan, tetapi juga memberikan edukasi langsung mengenai risiko fatal dari balapan liar, termasuk potensi cedera serius hingga kematian.

Kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu menekan angka pelanggaran serta membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. Dalam jangka panjang, strategi ini menjadi bagian dari upaya menciptakan budaya tertib berlalu lintas di Kabupaten Tolitoli.
(LW.id)
