Lentera Wayracana.id | GOWA – Momentum Bulan Suci Ramadan 1447 H dimaknai sebagai periode peningkatan spiritualitas sekaligus penguatan kohesi sosial di tengah masyarakat. Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Gowa meningkatkan intensitas patroli guna mengantisipasi potensi balap liar dan tawuran di sejumlah titik rawan wilayah hukumnya, Senin (2/3/2026).
Langkah preventif tersebut dilakukan melalui patroli rutin pada malam hari hingga menjelang waktu sahur. Kehadiran personel berseragam dengan kendaraan dinas berlampu rotator menjadi representasi kehadiran negara dalam menjamin rasa aman masyarakat yang tengah melaksanakan ibadah, mulai dari salat tarawih, tadarus Al-Qur’an, hingga aktivitas sahur bersama keluarga.
Kapolres Gowa melalui Kasat Samapta AKP Cahyadi, S.H., M.H., menegaskan bahwa aparat tidak akan memberi toleransi terhadap tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
“Ramadan adalah bulan suci. Kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak melakukan balap liar maupun tawuran. Apabila ditemukan pelanggaran, akan ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya, sebagaimana disampaikan kepada awak media.
Secara kriminologis, peningkatan aktivitas remaja pada malam hari tanpa pengawasan yang memadai berpotensi memunculkan perilaku menyimpang (deviant behavior), termasuk aksi balap liar dan konflik antarkelompok. Karena itu, pendekatan yang diterapkan tidak semata represif, tetapi juga persuasif dan edukatif.
Petugas di lapangan tidak hanya membubarkan kerumunan yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas, tetapi juga memberikan imbauan serta pembinaan agar para remaja memahami konsekuensi hukum dan sosial dari tindakan tersebut. Pendekatan humanis dinilai efektif dalam membangun kesadaran kolektif sekaligus mencegah eskalasi konflik.

Selain itu, kepolisian mengajak para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama pada malam hari.
Dalam perspektif sosiologi keluarga, kontrol sosial primer dari lingkungan keluarga memiliki peran strategis dalam mencegah kenakalan remaja dan membentuk karakter yang disiplin serta bertanggung jawab.
Dengan sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan situasi keamanan di Kabupaten Gowa tetap kondusif sepanjang Ramadan. Stabilitas kamtibmas yang terjaga akan mendukung terciptanya suasana ibadah yang khusyuk, aman, dan penuh keberkahan bagi seluruh warga.
(Jamal)
