Tolitoli – Program nonfisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 yang dilaksanakan Kodim 1305/Buol Tolitoli terus menyasar penguatan kualitas sumber daya manusia. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba yang digelar di Desa Oyom, Kecamatan Lampasio, Kabupaten Tolitoli, Kamis (12/2/2026).
Penyuluhan ini diikuti oleh aparat pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pelajar, serta warga setempat. Kegiatan edukatif tersebut bertujuan meningkatkan literasi masyarakat mengenai narkotika dan zat adiktif lainnya, yang secara ilmiah terbukti berdampak destruktif terhadap sistem saraf pusat, kesehatan mental, serta fungsi sosial individu.
Materi yang disampaikan mencakup pengenalan jenis-jenis narkotika, psikotropika, dan zat adiktif, dampak medis jangka pendek maupun jangka panjang, serta implikasi hukum bagi pengguna dan pengedar sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, peserta juga dibekali strategi pencegahan berbasis keluarga dan komunitas sebagai benteng utama menghadapi peredaran gelap narkoba.
Narasumber dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan persoalan multidimensi yang tidak hanya mengancam kesehatan individu, tetapi juga berpotensi menurunkan kualitas generasi muda, mengganggu stabilitas sosial, serta menghambat pembangunan manusia. Oleh sebab itu, keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor kunci dalam upaya pencegahan.
Melalui penyuluhan ini, masyarakat Desa Oyom diharapkan memiliki kewaspadaan kolektif terhadap indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar, sekaligus berani mengambil langkah preventif dan melaporkan kepada pihak berwenang apabila ditemukan potensi pelanggaran.

Kegiatan berlangsung interaktif, ditandai dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang aktif. Para pemuda menyatakan komitmennya untuk menjadi agen perubahan dan pelopor gerakan anti narkoba di desa, sejalan dengan upaya membangun ketahanan sosial berbasis komunitas.
Program TMMD Ke-127 tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga menitikberatkan pada pembangunan karakter dan ketahanan sosial masyarakat. Dengan pendekatan edukatif ini, TMMD diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang sehat secara fisik dan mental, berpengetahuan, serta memiliki integritas moral yang kuat.
Sumber: Kodim 1305/Buol Tolitoli (TMMD Ke-127)
