LenteraWayracana.id | Tolitoli — Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dan dampak negatif judi online terus digencarkan oleh aparat kepolisian melalui pendekatan edukatif yang menyasar generasi muda. Pada Senin, 11 Mei 2026 sekitar pukul 09.30 WITA, Kapolsek Dondo, Iptu Ijmal, SH, bersama Bhabinkamtibmas Desa Ogogasang, Brigpol Sopian, hadir langsung memberikan penyuluhan kepada siswa-siswi SMK Negeri 1 Dondo.

Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah tersebut menjadi ruang interaksi edukatif antara aparat dan pelajar. Materi yang disampaikan mencakup bahaya narkoba, maraknya judi online, serta pentingnya disiplin dalam berlalu lintas. Ketiga topik ini dipilih bukan tanpa alasan, secara ilmiah, masa remaja merupakan fase rentan terhadap pengaruh lingkungan dan perilaku berisiko akibat perkembangan psikososial yang belum stabil.

Dalam pemaparannya, Iptu Ijmal menekankan bahwa penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga merusak fungsi kognitif otak, menurunkan produktivitas, dan berpotensi menyeret individu ke dalam lingkaran kriminalitas. Sementara itu, judi online dijelaskan sebagai bentuk adiksi perilaku (behavioral addiction) yang dapat memicu gangguan kontrol diri, stres finansial, hingga konflik sosial dalam keluarga.
Tak kalah penting, materi lalu lintas disampaikan sebagai bagian dari edukasi keselamatan. Para siswa diingatkan bahwa pelanggaran aturan berlalu lintas sering kali berujung pada kecelakaan yang dapat dicegah. Pendekatan persuasif dan komunikatif yang digunakan membuat suasana penyuluhan terasa hidup dan mudah dipahami.
Secara humanis, kegiatan ini juga memperlihatkan kedekatan antara aparat kepolisian dan masyarakat, khususnya pelajar. Interaksi yang hangat membuka ruang dialog, di mana siswa tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga aktif bertanya dan berbagi pengalaman.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 11.00 WITA ini berjalan dengan aman dan lancar. Kehadiran polisi di tengah lingkungan pendidikan diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif sejak dini, bahwa menjaga diri dari pengaruh negatif adalah investasi penting bagi masa depan generasi bangsa.


(LW.id)

