BONE – Pelabuhan Bajoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, dilaporkan mengalami kemacetan dengan antrean kendaraan yang memanjang pada Rabu 11 Februari 2026. Kepadatan terjadi di jalur masuk penyeberangan Bajoe–Kolaka.

Informasi yang dihimpun redaksi dari pengguna jasa menyebutkan antrean dipicu gangguan pada sistem palang pintu masuk elektronik. Hambatan tersebut menyebabkan proses akses kendaraan ke area pelabuhan berjalan lambat sehingga terjadi penumpukan di luar kawasan.
“Antrian panjang, palang masuk elektroniknya terganggu. Di pelabuhan juga tidak ada SPBU,” ujar salah satu pengguna jasa, sebagaimana disampaikan kepada wartawan.
Dalam perspektif manajemen transportasi, gangguan pada sistem akses berbasis elektronik dapat menimbulkan fenomena bottleneck effect, yakni penyempitan kapasitas layanan akibat hambatan pada satu titik krusial. Secara teoritis, ketika laju kedatangan kendaraan (arrival rate) lebih tinggi dibanding kapasitas layanan (service rate), maka antrean akan terbentuk dan terus bertambah dalam interval waktu tertentu.
Ketiadaan fasilitas pengisian bahan bakar (SPBU) di sekitar pelabuhan turut menjadi sorotan, terutama bagi pengendara yang terjebak antrean dalam durasi lama. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko gangguan operasional kendaraan selama menunggu giliran masuk.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola pelabuhan terkait penyebab pasti gangguan sistem elektronik tersebut maupun langkah percepatan penanganan kepadatan di Pelabuhan Bajoe.

(Jamal. A)
