Lentera Wayracana id | Lumajang – Menjelang arus mudik perayaan Idul Fitri 2026, kepolisian mengingatkan masyarakat agar mempersiapkan perjalanan dengan matang demi keselamatan bersama. Imbauan tersebut disampaikan oleh AKBP Alex Sandy Siregar, S,I,K, SH, MH, Kapolres Lumajang, yang meminta para pemudik untuk tidak hanya fokus pada tujuan pulang kampung, tetapi juga memperhatikan aspek keamanan, kesehatan, dan kesiapan kendaraan.
Dalam keterangannya pada Minggu (15/3/2026), Kapolres menegaskan bahwa mudik merupakan fenomena sosial tahunan yang melibatkan mobilitas manusia dalam jumlah besar. Dari perspektif keselamatan transportasi, perjalanan jarak jauh tanpa persiapan memadai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan maupun gangguan kesehatan bagi pemudik.
Menurut AKBP Alex Sandy Siregar, S,I,K, SH, MH , langkah pertama yang perlu diperhatikan masyarakat adalah memastikan keamanan rumah sebelum ditinggalkan. Ia menyarankan agar pemilik rumah memeriksa instalasi air, kompor, serta berbagai perangkat elektronik yang dapat memicu risiko kebakaran atau kerusakan bila tidak dimatikan dengan benar.
“Pastikan pintu dan jendela terkunci dengan baik sebelum berangkat. Hal ini penting untuk meminimalkan potensi gangguan keamanan saat rumah dalam keadaan kosong,” ujarnya.
Selain aspek keamanan tempat tinggal, Kapolres juga menyoroti pentingnya kondisi kesehatan pemudik. Dalam pendekatan kesehatan perjalanan, tubuh yang tidak prima dapat memengaruhi konsentrasi dan daya tahan seseorang selama berkendara.
Ia mengingatkan agar masyarakat tidak memaksakan diri melakukan perjalanan apabila sedang sakit atau kelelahan. Menurutnya, perjalanan mudik idealnya dilakukan dalam kondisi fisik yang bugar sehingga pengemudi mampu menjaga fokus dan respons saat berada di jalan.

“Kesehatan adalah faktor utama dalam perjalanan jauh. Pastikan diri sendiri dan keluarga dalam kondisi fit agar perjalanan berlangsung aman,” kata Kapolres.
Tidak kalah penting, kesiapan kendaraan juga menjadi perhatian utama pihak kepolisian. Pemeriksaan teknis seperti kondisi rem, ban, lampu, hingga sistem mesin perlu dilakukan sebelum kendaraan digunakan untuk menempuh perjalanan panjang.
Dari sudut pandang keselamatan lalu lintas, kendaraan yang terawat baik dapat menurunkan kemungkinan terjadinya gangguan teknis di tengah perjalanan yang berpotensi memicu kecelakaan.
Kapolres Lumajang juga mengingatkan para pengendara agar tetap disiplin mematuhi aturan lalu lintas, menjaga batas kecepatan, serta mengedepankan sikap berkendara yang defensif. Prinsip kehati-hatian, menurutnya, merupakan kunci utama untuk menciptakan perjalanan mudik yang aman.
Di tengah padatnya arus kendaraan saat musim mudik, pemudik juga disarankan memanfaatkan fasilitas rest area maupun pos pelayanan kepolisian apabila merasa lelah. Istirahat sejenak dinilai penting dalam menjaga kestabilan konsentrasi pengemudi.
“Jika merasa lelah, silakan berhenti dan beristirahat di rest area atau pos pelayanan kepolisian. Jangan memaksakan diri karena keselamatan adalah prioritas,” pungkasnya.
Imbauan ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa tradisi mudik bukan sekadar perjalanan pulang ke kampung halaman, tetapi juga perjalanan yang menuntut kesiapan fisik, mental, dan teknis agar setiap pemudik dapat tiba dengan selamat dan berkumpul kembali bersama keluarga.
(LW.id)
