Tolitoli – Upaya menanamkan semangat cinta tanah air dan memperkuat wawasan kebangsaan terus digelorakan melalui kegiatan pembinaan generasi muda. Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tolitoli menggelar Upacara Pembukaan Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang IV Triwulan I Tahun Anggaran 2026 di Pantai Wisata Malane, Desa Lalos, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, Sabtu (14/2/2026) pukul 10.00 WITA.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana khidmat tersebut dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Danlanal Tolitoli Letkol Laut (P) Joko Ariyanto, S.H., M.Mgt., Asisten II Pemda Tolitoli Rustam Rewa, S.P., M.P., Kapolres Tolitoli AKBP Raden Rarl Mahendra, S.H., S.I.K., Danramil 1305-11/Galang Peltu Sofyan, Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejari Tolitoli Nur Azis Prabowo, S.H., Camat Galang Agusalim Bin Bustan, S.Sos., Kapus Galang Zunaidi, S.Si., serta personel Lanal, pelatih, pembina dan para peserta.
Sebanyak 51 siswa-siswi dari Pramuka dan SMA/SMK sederajat di Kabupaten Tolitoli, terdiri dari 29 laki-laki dan 22 perempuan, mengikuti kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 14–15 Februari 2026.
Dalam amanatnya selaku Inspektur Upacara, Danlanal Tolitoli Letkol Laut (P) Joko Ariyanto menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Komandan Lanal menegaskan bahwa Persami KKRI memiliki makna strategis dalam pembentukan karakter generasi muda.
Menurut Komandan Lanal, pembinaan melalui kegiatan baris-berbaris, latihan fisik dan mental, simulasi kepemimpinan, serta kerja kelompok merupakan metode edukatif untuk membangun kedisiplinan, tanggung jawab, dan integritas.

Secara ilmiah, proses ini sejalan dengan konsep character building dan pendidikan berbasis pengalaman (experiential learning), yang efektif dalam membentuk ketahanan mental (resiliensi) dan kepemimpinan remaja.
“Sebagai generasi penerus bangsa, para peserta diharapkan memiliki jiwa nasionalisme, wawasan kebangsaan, serta moralitas yang kuat. Nilai-nilai tersebut harus ditanamkan sejak dini agar tumbuh menjadi generasi tangguh dan berintegritas,” ujar Danlanal dalam amanatnya.
Danlanal juga menekankan pentingnya pemahaman terhadap Pancasila dan sejarah bangsa sebagai fondasi ideologis dalam membangun kesadaran berbangsa dan bernegara.
Penanaman nilai cinta tanah air, rela berkorban, serta semangat membela kebenaran dinilai sebagai bagian dari penguatan identitas nasional di tengah tantangan globalisasi.
Kepada para peserta, Danlanal berpesan agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan semangat, disiplin dan tanggung jawab, serta tetap mengutamakan keselamatan personel maupun materiil. Sementara kepada para guru, pembina dan pelatih, Danlanal menyampaikan apresiasi atas dedikasi dalam membimbing generasi muda.
Sinergi antara institusi pendidikan dan TNI AL, lanjutnya, merupakan bentuk konkret kolaborasi dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang berkarakter, berdisiplin, dan memiliki wawasan kebangsaan yang kuat.
Kegiatan Persami KKRI Gelombang IV Triwulan I TA 2026 ini menjadi salah satu langkah nyata dalam membangun generasi muda Tolitoli yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan ideologis, demi masa depan bangsa yang lebih kokoh.
(Mustajab)
