Lentera wayracana.id | Tolitoli – Kepolisian Resor Tolitoli menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat 2026” sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan aparat keamanan dalam menghadapi momentum mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolres Tolitoli ini dipimpin langsung oleh Kapolres Tolitoli AKBP Raden Real Mahendra SH, S,I,K, selaku Inspektur Upacara dengan membacakan amanat Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Sementara itu, Perwira Upacara dipercayakan kepada Kabag Ops Polres Tolitoli AKP Suprojo SH, MH, dan sebagai Komandan Upacara IPDA Permana.
Apel tersebut juga dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah serta pejabat lintas instansi, di antaranya Kasdim 1305/BT Kapten Inf Roy Kalalembang, perwakilan Danlanal melalui Danpomal Kapten Laut (POM) Hartono, serta Kepala Kejaksaan Negeri Tolitoli Ibnu Firman Ide Amin SH,MH,, bersama unsur pemerintah daerah dan stakeholder terkait lainnya.
Dalam amanat Kapolri yang dibacakan oleh Kapolres Tolitoli, ditegaskan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan instrumen strategis dalam kerangka manajemen keamanan terpadu untuk memastikan kesiapan seluruh elemen pengamanan dalam menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Secara akademik dan sosiologis, tradisi mudik Lebaran merupakan fenomena sosial yang memiliki dimensi kompleks, tidak hanya berkaitan dengan mobilitas penduduk tetapi juga berdampak terhadap dinamika ekonomi, sosial, serta stabilitas keamanan masyarakat. Oleh karena itu, pengamanan Lebaran membutuhkan pendekatan yang sistematis melalui koordinasi lintas lembaga dan integrasi sumber daya yang dimiliki negara.

Melalui Operasi Ketupat, aparat keamanan bersama berbagai instansi terkait melakukan penguatan strategi pengamanan yang mencakup pengaturan lalu lintas, pengamanan objek vital, pelayanan kepada masyarakat, serta pengawasan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pendekatan ini merupakan bagian dari model pengamanan kolaboratif yang menempatkan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta berbagai unsur masyarakat sebagai fondasi utama dalam menjaga stabilitas keamanan selama periode Lebaran.
Selain fokus pada aspek lalu lintas dan mobilitas masyarakat, aparat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas seperti kejahatan konvensional, aksi premanisme, balap liar, hingga potensi konflik sosial yang dapat muncul seiring meningkatnya aktivitas masyarakat.
Dalam konteks pelayanan publik, kepolisian juga menekankan pentingnya optimalisasi layanan kepada masyarakat, termasuk penyediaan informasi perjalanan, bantuan keamanan, serta respons cepat terhadap laporan masyarakat guna menciptakan rasa aman selama masa mudik dan perayaan Idul Fitri.
Momentum Operasi Ketupat tahun ini mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, yang merefleksikan komitmen aparat keamanan untuk menghadirkan suasana mudik yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui secara langsung suasana apel gelar pasukan serta perkembangan pengamanan Lebaran di Kabupaten Tolitoli, pemirsa dapat menyaksikan video liputan lengkapnya di kanal Lentera Wayracana TV.
Dalam tayangan tersebut, pemirsa juga dapat menyaksikan hasil wawancara langsung reporter LPP RRI Toli-Toli yang menggali berbagai informasi terkait kesiapan aparat keamanan dalam menghadapi arus mudik Lebaran.
Seluruh dokumentasi visual kegiatan ini direkam secara langsung oleh kameramen Lentera Wayracana TV, yang menghadirkan gambaran faktual mengenai jalannya apel gelar pasukan serta kesiapan personel pengamanan di wilayah Kabupaten Tolitoli.
Melalui liputan ini diharapkan masyarakat memperoleh informasi yang komprehensif dan objektif mengenai kesiapan aparat dalam mengamankan momentum Idul Fitri, sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Lebaran.
(LW.id)
