TOLITOLI – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun 2026 resmi dibuka di Lapangan Sepak Bola Desa Oyom, Kecamatan Lampasio, Kabupaten Tolitoli, Selasa (10/2/2026). Kegiatan pembukaan berlangsung pukul 10.00 WITA dengan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.”
Upacara pembukaan dihadiri sekitar 500 peserta dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, aparat desa, serta tokoh agama, adat, masyarakat, dan pemuda. Hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Tolitoli, Sekretaris Daerah Moh Asrul Bantilan, S.Sos, bersama jajaran Forkopimda dan perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD).
Sejumlah pejabat yang turut hadir di antaranya Kolonel Inf Ary Bayu Saputra, S.Sos (Kasiter Kasrem 132/Tadulako), Kapten Inf Roi Kala Lembang (Kasdim 1305/Buol Tolitoli), Kapten Laut (E) Mardin (Pgs. Palaksa Lanal Tolitoli), Kompol Alfius Parangi, SH (Wakapolres Tolitoli), serta Sugandi, SH., MH (Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tolitoli).
Dalam sambutan tertulis Bupati Tolitoli yang dibacakan oleh Sekda Moh Asrul Bantilan, ditegaskan bahwa TMMD merupakan bentuk konkret kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan wilayah pedesaan. Program ini dinilai selaras dengan pendekatan pembangunan berbasis partisipasi masyarakat (community-based development), yang menempatkan desa sebagai subjek utama pembangunan.
“TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan nonfisik yang berdampak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, wawasan kebangsaan, kesadaran hukum, serta penguatan nilai gotong royong,” demikian kutipan sambutan Bupati.

Pemerintah Kabupaten Tolitoli menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada TNI, khususnya Kodim 1305/Buol Tolitoli, atas komitmen dan dedikasinya dalam melaksanakan TMMD di wilayah tersebut. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai menjadi faktor kunci keberhasilan program pembangunan berkelanjutan di pedesaan.
Adapun sasaran fisik TMMD ke-127 meliputi pengerasan jalan sepanjang 650 meter dengan lebar 4 meter, pembangunan talud sepanjang 1.030 meter, pembangunan satu unit masjid, satu unit rumah tidak layak huni (RTLH), penyediaan lima unit sarana air bersih melalui program TNI Manunggal Air Bersih, serta pembangunan satu unit MCK.
Sementara sasaran nonfisik mencakup sosialisasi wawasan kebangsaan dan bela negara, pencegahan radikalisme, bahaya narkoba, pembinaan masyarakat tanggap bencana, pelayanan posyandu, sosialisasi rekrutmen TNI, kegiatan bakti sosial, hingga edukasi penanganan stunting sebagai bagian dari upaya peningkatan kesehatan masyarakat.
Program TMMD ke-127 Tahun 2026 akan berlangsung selama satu bulan, mulai 10 Februari hingga 11 Maret 2026, dengan melibatkan sekitar 350 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Upacara pembukaan ditutup secara resmi pada pukul 11.30 WITA dan berlangsung dalam keadaan tertib, aman, dan kondusif.
(Mustajab)
